Minggu, 19 April 2026

Depok Hari Ini

Dinkes Kota Depok Mencatat Kasus ISPA di Depok Saat ini Mencapai 8.698 Kasus

Meski begitu, ucap Mary, kasus-kasus yang diderita masih dalam kategori ringan. Namun, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi.

Editor: murtopo
Diskominfo Kota Depok
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Mary Liziawati mengungkapkan bahwa jika dibandingkan dengan bulan lalu, kasus ISPA di Depok saat ini mengalami peningkatan, dengan jumlah kasus sebanyak 8.698 kasus. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM -- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Mary Liziawati mengungkapkan bahwa jika dibandingkan dengan bulan lalu, kasus ISPA di Depok saat ini mengalami peningkatan, dengan jumlah kasus sebanyak 8.698 kasus.

Mary Liziawati merinci bahwa kasus ISPA yang terjadi di Depok adalah pneumonia pada balita 182 kasus, pneumonia berat 0 kasus, bukan pneumonia pada balita 4.969 kasus, non pneumonia pada usia lebih dari lima tahun 3.480 kasus serta pneumonia lebih dari usia lima tahun 67 kasus

"Ini data bulan Agustus, jadi memang ada peningkatan dari bulan Juli sebesar 60 persen. Tapi apakah ini karena polusi udara, kita belum bisa memastikan karena kasus ISPA bisa karena infeksi virus, bakteri atau alergi tapi kita akan pantau secara ketat," ungkap Mary Liziawati seperti dilansir berita.depok.go.id.

Baca juga: Polusi Udara Jabodetabek, Pengidap ISPA di Kota Depok hingga Akhir Agustus 2023 Naik 60 Persen

"Ketika memang kualitas udaranya memburuk dan terus terjadi peningkatan kasus yang signifikan, kami akan laporkan ke pimpinan untuk menjadi bahan evaluasi dan kebijakan lebih lanjut," sambungnya.

Meski begitu, ucap Mary, kasus-kasus yang diderita masih dalam kategori ringan. Namun, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi jika ada temuan kasus berat.

"Saat ini masih relatif aman walaupun ada peningkatan jumlah kasus tapi ini kasus-kasus yang kita anggap ringan. Kalau kasus berat pasti akan kita rujuk dan ini akan terus kita koordinasikan dan kita pantau secara ketat," ujarnya.

Untuk mengantisipasi penyakit infeksi saluran pernapasan atau ISPA akibat meningkatnya polusi udara di Jabodetabek beberapa hari terakhir tersebut Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menyiapkan sejumlah langkah.

Baca juga: Pengidap ISPA di Depok Mengalami Kenaikan Hingga 200 Persen Akibat Polusi Udara

Mulai dari menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, hingga mengaktifkan kembali Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Kita selalu melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui teman-teman di puskesmas melalui penyuluhan, membuat flyer-flyer untuk mengingatkan ketika kualitas udara kita sarakan menggunakan masker, kemudian diaktifkan lagi Germas dan PHBS sehingga masyarakat terhindar dari ISPA," tutur Mary Liziawati.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved