Kisah Heroik Pratu Ari Irawan, Gendong Lansia di Pengobatan Ida Dayak Depok
Andri anak dari ayah tersebut menceritakan dirinya datang dari Cibubur dan lupa membawa kursi roda yang biasanya digunakan oleh ayahnya
|
Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Cahya Nugraha
Pratu Ari Irawan menggendong pria lansia dari pintu gerbang Kostrad hingga lapangan tembak, tempat yang dijadikan praktek Ida Dayak mengobati pasiennya.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Ada kisah heroik dibalik batalnya pengobatan Ida Dayak di Lapangan Tembak Kostrad, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (3/4/2023).
Kisah itu datang dari Pratu Ari Irawan. Melihat seorang lansia berusia 58 tahun kesulitan berjalan, Ari dengan sigap menggendong pria tersebut dari pintu gerbang Kostrad hingga lapangan tembak, tempat yang dijadikan praktek Ida Dayak mengobati pasiennya.
Ari menggendong pria tersebut lantaran hatinya terketuk setelah melihat pria tersebut kesulitan berjalan.
Tongkat yang dibawa pria lansia itu masih belum mampu membantunya berjalan.
Baca juga: Yeti Wulandari Optimis Partai Gerindra Raih 15 Kursi di Kota Depok dengan Menguatkan Struktur Partai
"Melihat bapak tersebut tentu hati saya terketuk untuk membantu nya, pertama kita sebagai manusia, terlebih bapak tersebut sudah tua dan tidak bisa jalan. Kita tentara ini lahir dari rakyat dan untuk rakyat jadi sudah selayaknya harus saling membantu," kata Ari, Senin (3/4/2023).
Sebelum menggendong pria tersebut, Ari menceritakan dirinya terlebih dahulu meminta izin kepada komandannya dan juga anak dari bapak tersebut.
"Gendong dari gapura depan Kostrad sampai lapangan tembak. Atas izin komandan tadi saya sampaikan ke anaknya, sudah mas dari pada bapaknya tertatih jalannya, mending saya gendong beliau" ungkap Ari.
Sementara Andri anak dari ayah tersebut menceritakan dirinya datang dari Cibubur, ia lupa membawa kursi roda yang biasanya digunakan oleh ayahnya, sebab diakuinya, dia mendadak datang ke Kostrad usai melihat postingan Ida Dayak di sosial media.
"Awalnya juga karena saya lupa bawa kursi roda bapak, karena mendadak dapat informasi dari sosial media, kalau Bu Ida mau ke sini (Kostrad). Saya pikir mumpung dekat makanya langsung ke sini untuk obati bapak, " ungkap Andri.
Andri menambahkan, ayah tercintanya menderita saraf kejepit sejak dua tahun terakhir hingga mengakibatkan ayahnya sulit berjalan.
Baca juga: Ayah David Ozora Sodori Foto Anaknya ke Majelis Hakim Saat Jadi Saksi di Persidangan Anak AG
"Mendadak aja, sarafnya kejepit sejak dua tahun yang lalu. Berharap bisa sembuh usai diobati Bu Ida, " terangnya.
Dirinya pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada prajurit TNI yang sudah membantu ayahnya.
"Terima kasih saya sampaikan sudah dibantu gendong. Tadi dibantu dari gerbang Kostrad langsung ditawari untuk bapak digendong aja, karena bapak memang tertatih tadi," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Pratu-Ari-Irawan-menggendong-pria-lansia-dari-pintu-gerbang-Kostrad-pada-pengobatan-Ida-dayak-Depok.jpg)