Kota Bogor
Lurah Muarasari Bogor Angkat Bicara Soal Jembatan Ambruk, Ini Permintaannya yang Harus Dipenuhi
Ini permintaannya yang harus dipenuhi. Lurah Muarasari Bogor angkat bicara soal jembatan ambruk di RT04/RW02, Muarasari, Bogor Selatan.
Penulis: Cahya Nugraha | Editor: dodi hasanuddin
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Lurah Muarasari Bogor angkat bicara soal jembatan ambruk, Ini permintaannya yang harus dipenuhi.
Lurah Muarasari, Mugi Mulyawan angkat bicara terkait robohnya jembatan di wilayahnya, tepatnya di Jalan Raya Tajur, Warung Pala, RT04/RW02, Muarasari, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.
Mugi mengatakan bahwa jembatan Warung Pala merupakan jembatan akses penghubung dari jalan Raya Tajur.
"yaitu penghubung dari RW 7 menuju kelurahan Mulyasari ke RW 2 , sebenarnya jembatan ini memang sudah lama kondisinya rawan longsor, awalnya ini sebagai akses kendaraan roda 4 dan roda 2 termasuk juga pejalan kaki tapi karena longsor sebelumnya, untuk kendaraan roda 4 sudah tidak bisa melalui akses jembatan ini," ungkap Mugi, Senin (27/2/2023).
Mugi menjelaskan, robohnya jembatan ini lantaran aliran sungai Cibalok yang meluap akibat hujan sejak Minggu, (26/2/2023) sehingga menggerus tanah dibawah pondasi jembatan.
"Tanahnya longosor yang mengakibatkan robohnya jembatan," jelas Mugi.
Mugi berharap kepada instansi terkait untuk secepatnya menindaklanjuti untuk pembangunan jembatan ini kembali.
Baca juga: Kali Ciliwung Meluap, 250 Rumah di Kebon Pala Kampung Melayu Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter
Sebab akses jalan menjadi tertutup. Sementara, warga harus memutar ke arah jembatan lainnya, yakni Tulus Rejo untuk dapat beraktivitas seperti sedia kala.
"Agak melingkar sedikit lewat jembatan Tulus Rejo atau komplek kehutanan," ungkapnya.
"Sebenarnya untuk RW 2 dan RW 7 jembatan ini adalah salah satunya, termasuk ke akses kantor kelurahan juga, ini adalah akses paling dekat," sambungnya.
Sebagai informasi, hujan deras yang mengguyur Kota Bogor, Jawa Barat sejak Minggu (26/2/2023) hingga Senin ( 27/2/2023) mengakibatkan robohnya jembatan di Jalan Raya Tajur, Warung Pala, RT. 04 / RW. 02, Muarasari, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.
Longsoran Tanah Setinggi 10 Meter
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilo Patrocinio mengungkapkan, longsoran tanah setinggi 10 meter ini berdampak ambruknya jembatan penghubung antara RW 02 dengan RW 07 Muarasari.
"Material Longsor dan Jembatan yang ambruk menghalangi sebagian aliran sungai Cibalok. Tidak ada korban dalam kejadian ini," kata Theo di lokasi kejadian.
BPBD mencatat bahwa ada kebutuhan mendesak terkait robohnya jembatan, yakni sesegera mungkin harus dilakukan pembongkaran dan pembersihan material jembatan yang ambruk, dikhawatirkan akan adanya longsoran susulan, mengingat cuaca yang yang beberapa hari ini selalu diguyur hujan. (M33)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Jembatan-Ambruk-di-Muarasari-Kota-Bogor.jpg)