Selasa, 12 Mei 2026

Kongres Luar Biasa PSSI

Terpilih Jadi Ketum PSSI, Erick Thohir Bilang Ini Belum Sebuah Kemenangan Buat Dirinya

Kendati sudah terpilih, Erick Thohir tak ingin langsung berpangku tangan, dia  menyebut ini bukanlah kemenangan yang dituju. 

Tayang:
Penulis: Alfarizy Ajie Fadhilah | Editor: Umar Widodo
Tribunnews/Alfarizy AF
Erick Thohir memberikan pernyataan di hadapan awak media usai terpilih jadi Ketua Umum PSSI 2023-2027 lewat mekanisme KLB PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (16/2/2023) (Tribunnews/Alfarizy AF) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWSDEPOK.COM,DEPOK - Menteri BUMN Erick Thohir secara sah terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.

Erick terpilih usai menang mutlak dalam penyerapan suara pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2023 yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (16/2/2023). 

Kendati sudah terpilih, Erick Thohir tak ingin langsung berpangku tangan, dia  menyebut ini bukanlah kemenangan yang dituju. 

Erick menegaskan ini bukan kemenangan dirinya atas kandidat lain. Karena, baginya, belum ada kemenangan apapun yang diraih olehnya.

Terlebih, karena mengembangkan sepak bola Indonesia masih membutuhkan kerja keras dan kerja sama semua pihak.

Erick Thohir dan AA LaNyalla Mahmud Mattalitti
Dua caketum PSSI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berpelukan dengan Erick Thohir didampingi Ketum PSSI 2019-2027 Mochamad Iriawan dan Menpora Zainudin Amali sebelum acara pemilihan Ketum PSSI yang baru pada KLB di Ballroom Shangri-La Hotel Jakarta, Kamis (16/2/2023)

"Terima kasih atas amanah yang diberikan para voters. Ini tanggung jawab yang besar," ujar Erick, saat memberikan pernyataan di hadapan awak media setelah proses pengambilan suara selesai.

"Belum ada kemenangan siang ini. Kita memang belum menang. Arti kemenangan, untuk saya, bukanlah menduduki jabatan ketua umum PSSI," lanjutnya.

Erick menambahkan, bahwa kemenangan dalam membangun dunia sepak bola Indonesia adalah pada saat setiap suporter sepak bola bisa pergi menikmati tim yang didukung tanpa harus merasa ketakutan. 

Menurut pria berusia 52 tahun itu kemenangan adalah ketika Indonesia mampu mencetak pemain muda terbaik di masa yang akan datang.

Kemenangan yang tak kalah penting adalah ketika masyarakat Indonesia bisa tersenyum kala Skuad Garuda pulang mempersembahkan Piala.

Baca juga: Erick Thohir Resmi Jadi Ketum PSSI Raih 64 Suara, LaNyalla Mahmud Mattalitti Hanya Dapat 22 Suara

Baca juga: Datang ke KLB PSSI, Agum Gumelar Harap Para Calon Pengurus PSSI Tunjukan Jiwa Sportivitas

"Tapi, percayalah, tidak ada yang mustahil kalau kita bekerja sama. Maka itu, saya memanggil dan mengajak para kandidat Caketum, Exco, pemilik klub, Asprov, pemain, suporter, pecinta bola, dan setiap insan di negeri ini yang memimpikan sepak bola Indonesia bersih dan berprestasi, mari kita sudahi perbedaan dan perdebatan," ujar Mantan Presiden Inter Milan itu.

Erick mengajak semua pihak untuk berkolaborasi demi rasa cinta pada sepak bola Indonesia. 

Dia menambahkan sudah waktunya berhenti berbicara tentang nyali. Sekarang saatnya untuk membuktikan nyali itu dengan kinerja untuk sepak bola Indonesia.

"Ketika saya bersedia dicalonkan sebagai ketua umum PSSI, saya menyatakan bahwa “teori sepak bola sudah banyak, tetapi yang kita butuhkan adalah nyali," ungkap Erick.

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved