Depok Hari Ini

Warga Puri Depok Mas Bangun Urban Farming, Manfaatkan Lahan Kosong Jadi Duit

RT 07, mengatakan Farm Zoo 7 ini berdiri sejak April 2021 saat pandemi masih merebak

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
Ketua RT 07 Puri Depok Mas Muhammad Luthfi menunjukkan ikan yang dibudidayakan di Farm Zoo 7 di Perumahan Puri Depok Mas, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu (14/1/2023). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Pandemi Covid-19 yang terjadi pada 2020 lalu membuat minat warga perkotaan untuk menekuni aktivitas berkebun meningkat.

Konsep pertanian perkotaan (urban farming) menjadi tren di kalangan warga yang bosan dengan pembatasan sosial saat pandemi merebak.

Urban farming ini menarik minat warga RT 07/RW 20 Perumahan Puri Depok Mas, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas.

Dengan memanfaatkan lahan kosong seluas 500 meter persegi di wilayah RT 07, mereka membangun urban farming dengan nama Farm Zoo 7.

Baca juga: Anaknya Mengidap Katarak Sejak Bayi dan Banyak Orang Tak Menerima, Asri Welas Tetap Tegar

Muhammad Luthfi, Ketua RT 07, mengatakan Farm Zoo 7 ini berdiri sejak April 2021 saat pandemi masih merebak.

"Ide urban farming ini muncul  begitu saja. Waktu itu Ketua RW mengizinkan setiap pengurus RT mengelola RT sendiri, termasuk keamanan, sampah dan lain-lain," kata Luthfi di Puri Depok Mas, Sabtu (14/1/2022).

Warga lalu meminta izin ke developer perumahan untuk mengelola lahan kosong di RT 07 untuk dijadikan sebagai tempat sampah.

Baca juga: Promo Akhir Pekan Ini di Depok, Koi Margo City Tawarkan Medium Combo dan Gelato Combo

Namun masalah muncul karena sampah ini menimbulkan potensi bau dan mqenimbulkan penyakit.

"Karena itu, kitaa melakukan pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Di RT 07 ini ada 73 rumah dengan 68 KK. Setiap hari sampah organik bisa mencapai 20 kg," ujarnya.

Melihat banyaknya sampah organik yang dihasilkan, muncul ide dari salah satu warga yaitu Sahrudin untuk mengelola sampah ini menjadi magot.

Baca juga: Promo Akhir Pekan di Kopi Kenangan Margo City Depok Bisa Kena 4 Pasal

"Magot ini bisa digunakan untuk pakan ikan, ayam dan pupuk," jelas Luthfi.

Gayung bersambut, bendahara RT 07 Eko Roni mengusulkan agar tempat pengelolaan sampah itu dilengkapi fasilitas pendukung lainnya.

"Dia merasa kalau hanya buat tempat pengolahan sampah rasanya akan kumuh. Karena itu dibuatlah kantor RT, garden yang terdiri dari kelompok taman, kolam ikan, dan kandang ayam agar bisa menjadi tempat edukasi," tuturnya.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Ajak Warganya Ikut Pelatihan Kerja yang Digelar Disnaker Untuk Kembangkan Diri

Dengan adanya fasilitas ini maka jadilah lahan kosong itu untuk kegiatan urban farming.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved