Ini Jawaban Pj Gubernur DKI Jakarta Soal Keluhan Air Bersih di Wilayah Pesisir dan Jakarta Barat

Heru berharap penyaluran tandon air tersebut dapat bermanfaat usai disalurkan ke masyarakat

Warta Kota/Leonardus Wical Zelena Arga
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono (pegang mic) dan Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin (paling kanan) saat ditemui di Pegasus Hall, Jakarta International Equastrian Park (JIEP) Pulomas, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (7/12/2022) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PULOGADUNG - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyebutkan terdapat beberapa titik di Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang masih mengeluhkan tentang air bersih.

"Namanya keluhan ya tentunya keluhan itu tentang air. Dari PAM Jaya sudah menyampaikan akan ada terobosan tandon air di titik-titik wilayah tersebut," ujar Heru, Rabu (7/12/2022).

Saat ditemui di Pegasus Hall, Jakarta International Equastrian Park (JIEP) Pulomas, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Heru menjelaskan bahwa minggu depan ia akan meninjau langsung ke lokasi tersebut.

Heru berharap penyaluran tandon air tersebut dapat bermanfaat usai disalurkan ke masyarakat.

 

Simak video berikut ini:

 

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menginformasikan setidaknya terdapat beberapa titik yang menjadi fokus.

"Di Jakarta Utara ada di Marunda Kepu. Lalu untuk Jakarta Barat, ada di berbagai macam lokasi: Kosambi, Semanan, Kalideres, Taman Sari, Tambora, Kelurahan Krendang, dan beberapa kelurahan lainnya," ucap Arief.

Arief menegaskan pihaknya akan fokus untuk membangun reservoir (tempat penampungan air bersih) secara serentak di titik wilayah tersebut.

Baca juga: Banjir Depok Gara-Gara Hujan Deras, Ketinggian Air Hingga Lutut Orang Dewasa

Kemudian, ia menjelaskan bahwa jumlah per wilayah berbeda-beda. Arief mencontohkan untuk di Kalideres terdapat hampir 1.700 kartu keluarga.

"Dan itu belum pernah ada pipanisasi. Jadi kami akan membangun reservoir yang cukup besar," kata Arief.

Lebih lanjut, Arief bersyukur karena PAM Jaya telah mendapatkan sumber air bersih yang baru dari Tangerang.

Baca juga: RKUHP Baru Dinilai Membingungkan, Aktivis HAM: Menghina Pejabat Lebih Penting Ketimbang Hina Rakyat

Namun demikian, ia memastikan bahwa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Kota Tangerang akan ada G to G (Government to Government), dalam artian kerja sama antarpemerintah. (m36)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved