Erupsi Gunung Semeru

Erupsi Gunung Semeru, Gubernur Jawa Timur Meminta Warga Segera Selamatkan Diri ke Pengungsian

Gubernur Jawa Barat meminta masyarakat mengutamakan keselamatan dan evakuasi diri lebih dulu

Instagram/@InfoSemeru_
Gunung Semeru mulai mengalami erupsi pada hari hari Jumat (2/12/2022) pukul 05:50 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 4176 m di atas permukaan laut). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, LUMAJANG - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi Gunung Semeru, Lumajang, untuk segera menyelamatkan diri.

Hal ini lantaran Letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang pada Minggu (4/12/2022).

Khofifah meminta masyarakat sekitar mencari titik-titik evakuasi terdekat yang telah disiapkan petugas.

"Saya mohon agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tidak melakukan aktivitas apapun dan tidak panik. Saat ini utamakan keselamatan, evakuasi diri terlebih dahulu. Tolong, karena saat ini aktivitas Semeru meningkat, segera cari dan evakuasi diri agar aman dan selamat," papar Khofifah seperti dilansir dari Tribun Jatim, Minggu (4/12/2022).

 

Simak video berikut ini:

 

Dari data Pos pengamatan Gunung Semeru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.500 meter di atas puncak atau kurang lebih 5.176 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Masyarakat pun dilarang beraktivitas pada radius 500 meter dari tepi sungai atau sepadan sungai sepanjang Besuk Kobokan.

Sebab, berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak gunung.

Baca juga: Jadwal Pertunjukan Satwa di TMII Desember 2022, Harga Tiket dan Cara Belinya

Saat ini, kata Khofifah, sudah terdapat 12 titik pengungsian yang disiapkan dan telah diisi 2.219 jiwa.

Dari 12 pengungsian tersebut diantaranya SDN 4 Supiturang sebanyak 266 jiwa, Masjid Supiturang sebanyak 70 jiwa, Masjid Nurul Jadid Pronojiwo 70 jiwa, Balai Desa Oro-Oro Ombo 217 jiwa, SMPN 2 Pronojiwo 100 jiwa, SDN 2 Sumberurip 119 jiwa.

Balai Desa Sumberurip sebanyak 228 jiwa, Balai Desa Penanggal 131 jiwa, Pos Gunung Sawur, Ds. Sumberwuluh, Kec. Candipuro sebanyak 52 jiwa, Balai Desa Pasirian sebanyak 216 jiwa, Lapangan Candipuro sebanyak 150 jiwa dan Kantor Kecamatan Candipuro sebanyak 600 jiwa.

Baca juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi Hingga 88 Kali Perhari, Status Level 3 Warga Diminta Waspada

Hingga saat ini pun, pihak petugas masih terus melakukan proses pendataan para pengungsi guna memaksimalkan bantuan.

Data di atas masih bersifat sementara dan memungkinkan adanya perubahan sampai dengan proses pendataan berakhir.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved