Tembok Pembatas Bank CIMB Roboh Diterpa Hujan Deras, Empat Mobil Ringsek
Tembok pembatas antara Kantor CIMB Niaga Finance dengan jalan utama yang ketinggiannya 4 meter dan panjang 30 meter rubuh
Editor:
Vini Rizki Amelia
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Tembok pembatas Kantor Bank CIMB Niaga Finance yang berada di kawasan Bintaro sektor 9, Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, rubuh pada Kamis (1/12/2022) petang.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PONDOK AREN - Tembok pembatas Kantor Bank CIMB Niaga Finance yang berada di kawasan Bintaro sektor 9, Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, rubuh pada Kamis (1/12/2022) petang.
Kanit Samapta Polsek Pondok Aren, AKP Purwanto mengatakan, tembok yang rubuh tersebut setinggi 4 meter, dengan panjang 30 meter.
"Tembok pembatas antara Kantor CIMB Niaga Finance dengan jalan utama yang ketinggiannya 4 meter dan panjang 30 meter rubuh, akibat diterpa hujan deras sore tadi," ujar AKP Purwanto saat diwawancarai awak media.
Rubuhnya tembok tersebut mengakibatkan empat unit kendaraan roda empat atau mobil yang tengah terparkir menjadi ringsek.
Pasalnya, tembok tersebut menjadi pembatas antara area parkir Kantor CIMB Niaga Finance dengan jalan yang ada di depannya.
"Tembok yang rubuh ini menimpa 4 unit mobil yang sedang diparkir tepat di sebelahnya," kata dia.
"Empat unit mobil itu terdiri dari dua mobil Pajero, satu mobil Brio dan satunya lagi adalah mobil Freed," imbuhnya.
Lebih lanjut Purwanto menjelaskan, rubuhnya tembok tersebut terjadi sekira pukul 18.00 WIB petang.
Tembok pembatas itu, diduga rubuh akibat terguyur hujan lebat yang melanda wilayah Tangerang Selatan sejak pukul 16.00 WIB.
"Jadi dimungkinkan, tembok ini rubuh karena hujan deras yang turun dari sore hari, terus menyebabkan air menumpuk, hingga akhirnya menjadi rubuh," kata dia.
Baca juga: Suporter Kroasia Rayakan Keberhasilan Tim Kebanggaannya yang Lolos Babak 16 Besat Piala Dunia 2022
Kendati demikian ia memastikan, tidak terdapat korban jiwa akibat insiden rubuhnya tembok berukuran besar tersebut.
Sementara kerugian materiil dari empat unit mobil yang tertimpa, belum diketahui jumlah secara keseluruhan.
"Untuk sementara kerugian yang dapat saya laporkan berupa 4 unit mobil yang tertimpa runtuhan tembok pembatas kantor CIMB Niaga Finance ini," tuturnya.
"Tapi sampai sekarang belum dapat ditaksir jumlah kerugiannya berapa secara materiil dan untuk korban jiwa dipastikan nihil (tidak ada)," terang AKP Purwanto.
Sementara itu warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut, Fauzan menambahkan, terkejut dengan insiden tersebut.
Pasalnya, suara yang ditimbulkan oleh runtuhnya tembok berukuran besar itu cukup kuat ataupun kencang.
Baca juga: Revitalisasi Trotoar Margonda Depok Dinilai Tepat, Urban Policy: Perlu Revolusi Mental Pejalan Kaki
"Kejadiannya sekira pukul 17.30 WIB tadi, pas saat hujan sudah agak reda, terus tiba-tiba langsung terdengar suara ambruk yang kenceng banget," tambahnya.
"Sebelumnya memang hujan deras sudah lama turun, ada tiga jam lebih enggak berhenti sama sekali," sambungnya.
Mengetahui hal tersebut, Fauzan pun langsung berteriak meminta tolong kepada warga lainnya untuk menolong karyawan dari perusahaan keuangan tersebut.
Ia mengaku, tidak menduga tembok berukuran besar itu akan hancur, sebab tidak terlihat tanda-tanda kerusakan pada tembok sebelumnya.
"Setelah tau temboknya rubuh, saya langsung minta tolong sama warga lainnya untuk bantu karyawan yang ada di dalam segera keluar gedung," sebutnya.
"Saya sama sekali enggak mengira kalau tembok ini akan rubuh, karena enggak ada tanda-tanda retak sama sekali sebelumnya," ungkap Fauzan. (m28)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Tembok-Ambruk-di-Pondok-Aren-Tangerang-Selatan.jpg)