Metropolitan

DPRD DKI Setujui Total PMD PAM Jaya hingga Rp 324 miliar tahun 2023, Berikut Rinciannya

DPRD DKI Setujui Total PMD PAM Jaya hingga Rp 324 miliar tahun 2023, Berikut Rinciannya

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Rapat paripurna penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (6/9/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - DPRD DKI Jakarta tidak mengurangi total penyertaan modal daerah (PMD) untuk Perumda PAM Jaya. Perseroan yang bergerak di bidang pelayanan air bersih itu tetap mendapatkan suntikan dana sebanyak Rp 324,6 miliar sesuai usulannya.

 

Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin mengapresiasi keputusan DPRD DKI Jakarta yang telah menyepakati besaran PMD tahun 2023 mendatang. Keputusan ini telah disepakati melalui rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta yang digelar pada Kamis (24/11/2022) sampai Jumat (25/11/2022) pukul 03.00

 

“Rapat Banggar ini sangat extraordinary (luar biasa) karena banyak pendapat dan usulan terkait pembangunan Jakarta. PMD kami sesuai usulan, disetujui Rp 324,6 miliar,” kata Arief pada Jumat (25/11/2022).

 

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih, khususnya kepada Pak Prasetio Edi Marsudi selaku Ketua DPRD DKI Jakarta. Lagi-lagi saya melihat kepiawaian Pak Pras untuk mengonsolidasikan ini semua,” lanjutnya.

Arif menjelaskan, Perumda PAM Jaya berkomitmen untuk menggunakan PMD ini dengan sebaik-baiknya. Termasuk, kata dia, untuk melakukan tahapan-tahapan mewujudkan kedaulatan air di Jakarta dengan cakupan 100 persen di tahun 2030.

 

“PMD ini harus terserap atau bisa digunakan dalam waktu satu tahun. Untuk itu, kami akan bekerja ekstra keras menjawab kepercayaan yang diberikan,” ujar mantan Dirut Perumda Pasar Jaya ini.

 

Menurutnya, PMD senilai Rp 324,6 miliar akan digunakan untuk Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ciliwung Tahap II; Pemasangan Sambungan Baru Pelanggan Jatiluhur Karian Tahap I; serta Studi dan Program Penurunan NRW Tahap I. PMD ini juga akan gunakan untuk Optimalisasi IPA SWRO Kepulauan Seribu, Pembangunan Kios Air dan Pembelian Mobil Tangki Tahap 3, Pelayanan Air Bersih di Kampung Prioritas Tahap 2, serta Pembangunan Sentra Pelayanan.

 

Arif menuturkan, Perumda PAM Jaya bakal menjadi perusahaan yang cukup besar, karena ada banyak pekerjaan yang dilakukan untuk memberikan layanan air bersih atau minum di Jakarta hingga cakupan 100 persen pada 2030 mendatang.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved