Penghina Ibu Negara Iriana Joko Widodo Belum Diproses Bareskrim Polri, Kok Bisa?

berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) tiga kementerian dan lembaga untuk pedoman penerapan Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016

Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Vini Rizki Amelia
Biro Pers Setpres
Ibu Negara Iriana Joko Widodo menerima kedatangan Ibu Negara Republik Korea, Madam Kim Keon-hee, di Hotel The Apurva Kempinski, Bali, pada Senin (14/11/2022). Tiba sekitar pukul 16.30 WITA, Ibu Iriana menyambut langsung kedatangan Madam Kim Keon-hee di lobi kedatangan. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KEBAYORAN BARU - Kasus penghinaan terhadap ibu negara Iriana Jokowi di Twitter hingga saat ini belum diselidiki.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Reinhard Hutagaol mengatakan, hal itu disebabkan belum adanya pelapor. 

Jika ada yang melapor, kasus tersebut dapat masuk ke tahap penyelidikan.

"Iya, memang sampai sekarang kita belum terima laporan," ujarnya, kepada wartawan pada Rabu (23/11/2022).

 

Simak video berikut ini:

 

"(Kasus foto) Iriana itu kan artinya (Pasal) 27 ayat 3 (UU ITE) ya, jadi memang harus ada pelapornya," sambung dia.

Adanya pihak yang harus melapor itu, kata dia, berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) tiga kementerian dan lembaga untuk pedoman penerapan Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan atas UU 11/2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Jadi harus ada pelapor langsung yang merasa dirugikan. Sampai sekarang belum ada kan," kata Reinhard.

Baca juga: Pengumpulan Video Diperpanjang, Lomba V-Blog Pariwisata Kota Depok Berhadiah Belasan Juta Rupiah 

Atas kasus itu, pihaknya mengajukan pemblokiran terhadap akun Twitter pengunggah postingan yang menghina Iriana Jokowi ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

"Kita ajukan untuk diblokir ke Kemkominfo," tutur Reinhard. (m31)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved