Gempa Bumi di Cianjur

PAM Jaya Kirim Logistik Senilai Rp 100 Juta untuk Korban Gempa Cianjur

PAM Jaya Kirim Logistik Senilai Rp 100 Juta untuk Korban Gempa Cianjur. Berikut Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin saat melepas bantuan logistik senilai Rp 100 juta untuk korban gempa Cianjur di Kantor PAM Jaya, Jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (24/11/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Perumda PAM Jaya bergerak cepat membantu korban gempa berkekuatan 5,6 SR di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bantuan secara seremoni dilepas langsung Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin di Kantor PAM Jaya, Jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2022).

 

Arief mengatakan, bantuan ini menjadi bentuk kepedulian sosial dari BUMD DKI Jakarta di bidang air bersih kepada para penyintas gempa di Cianjur dengan total nilainya mencapai Rp 100 juta.

Bantuan yang diberikan terutama adalah sembako, paket sanitasi hingga kebutuhan balita. 

"Bantuan-bantuan ini kami beli dari Perumda Pasar Jaya sebagai bentuk sinergisitas kami dengan BUMD lainnya,” ujar Arief.

 

Dia berharap, bantuan ini dapat meringankan beban para penyintas gempa di Cianjur. Harapannya, mereka dapat memenuhi kebutuhan dasarnya di tengah segala keterbatasan yang ada.

 

"Saya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ratusan saudara-saudara kita di Cianjur saat terjadi gempa pada 21 November 2022 lalu. Semoga keluarga yang ditinggalkan dan para penyintas gempa diberikan ketabahan dan kesabaran. Kami dari Jakarta, Perumda PAM Jaya ada bersama mereka,” katanya.

 

Arif menjelaskan, bantuan yang diberangkatkan hari ini merupakan bantuan tahap pertama. Nantinya, Perumda PAM Jaya juga menginisiasi bantuan kolektif dari BUMD lainnya.

Baca juga: Gempa Bumi di Cianjur, Pengungsi di Desa Cibulakan Gunakan Air Kolam untuk Masak dan Mencuci

Baca juga: Pernyataan Menteri Bahlil yang Kaitkan Kericuhan Hipmi Identik dengan OKP Berbuntut Panjang

"Kebetulan saya juga menjabat sebagai Ketua BUMD Akademi sebagai wadah silaturahmi direksi BUMD. InsyaAllah dalam waktu dekat segera dikirimkan bantuan berikutnya,” imbuh Arief.

 

Untuk diketahui, berdasarkan update data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (23/11/2022) sore terdapat 271 orang yang meninggal akibat gempa berkekuatan 5,6 SR.

Kemudian, masih ada 40 orang yang hilang, rinciannya 39 orang hilang berasal dari Kecamatan Cugenang, dan satu orang dari Kecamatan Warung Kondang.

Baca Berita Tribunnewsdepok.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved