Gempa Bumi di Cianjur

Cerita Lili, Korban Gempa Bumi di Cianjur Selamatkan 8 Anggota Keluarganya yang Tertimbun Reruntuhan

Lili bercerita bahwa sesaat setelah gempa bumi di Cianjur dengan skala 5,6 magnitudo terjadi pada Senin (21/11/2022) lalu, membuat rumahnya ambruk.

Editor: murtopo
Tribun Jabar
Salah seorang korban gempa bumi di Cianjur Lili warga Kampung Longkewang Desa Gasol Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur berhasil menyelamatkan delapan anggota keluarganya dari reruntuhan rumah mereka. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIANJUR -- Salah seorang korban gempa bumi di Cianjur Lili warga Kampung Longkewang Desa Gasol Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur berhasil menyelamatkan delapan anggota keluarganya dari reruntuhan rumah mereka.

Kepada Tribun Jabar, Lili bercerita bahwa sesaat setelah gempa bumi di Cianjur dengan skala 5,6 magnitudo terjadi pada Senin (21/11/2022) lalu, membuat rumahnya ambruk.

Lili menceritakan bahwa dia langsung mencari anggota keluraganya yang tertimbun reruntuhan rumah mereka.

Lili pertama kali menyelamatkan anak ketiganya dan cucunya yang bisa dilihatnya.

"Kalau anak saya yang ketiga dan cucu saya di sini saya bisa menyelamatkannya dengan mudah, hanya mengangkat reruntuhan puing dan bisa menyelamatkan sekitar 10 menit karena hanya mengangkat reruntuhan," ujar Lili.

Lalu Lili mendengar anak keduanya berteriak minta tolong dari tertimbun rentuhan yang cukup sulit dijangkau dan terlalu rapat oleh tumpukan kayu dan puing.

"Di bagian atas banyak kayu yang menghimpit serta di bagian bawah banyak reruntuhan tembok. Saya tidak memiliki alat pertoongan jadi berusaha menendang batu bata dengan kaki. Saya lalu mencari batu ke luar dan menggunakan batu berusaha menghancurkan batu bata, ujarnya.

Lili juga mendengar suara cucunya yang tertimpa reruntuhan yang berteriak minta tolong dan kesakitan.

Untuk mengevakuasi anak keduanya Lili butuh waktu 30 menit, minta bantuan warga yang melintas.

Baca juga: Gempa Bumi di Cianjur, Pengungsi di Desa Cibulakan Gunakan Air Kolam untuk Masak dan Mencuci

Setelah menyelamatkan tiga orang Lili menemukan istrinya dan bisa menyelamatkannya ke posisi yang aman.

Kemudian anak keempat Lili berada di kamar mandi dan dia melihat ada di pintu kamar mandi. Lili juga bisa menyelamatkan anak keempatnya.

Lili mengatakan bahwa anak ketiganya mengalami luka berat lantaran kakinya patah dan sudah dibawa ke rumah sakit.

Saat ini Lili dan keluarganya tinggal di posko pengungsian.

Baca juga: Gempa Bumi di Cianjur, Warga Desa Cibulakan Sibuk Buat Parit hingga Pindahkan Tenda saat Turun Hujan

"Setelah menyelamatkan seluruh keluarga, lalu saya menolong ada keponakan saya yang meninggal dunia, tertimpa kayu kepalanya dan harus dipotong kayunya dengan gergaji.

Rumah Lili menjadi salah satu yang rusak berat akibat gempa bumi di Cianjur.

Lili mengaku kebingungan untuk membangun kembali rumahnya yang rusak.

"Kalau membangun secepatnya rumah ini saya gak mampu pak, tak punya uang," ujarnya.

Namun kekhawatiran Lili terobati dengan adanya kabar bahwa Presiden Jokowi menjanjikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak berat sebesar Rp 50 juta, untuk rumah yang rusak sedang Rp 25 juta dan rumah yang rusak ringan Rp 10 juta.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved