Gempa Bumi di Cianjur

Gempa Bumi di Cianjur, Hingga Selasa Pagi Sudah 460 Korban Gempa Masuk ke RSUD Sayang Cianjur

Pihak RSUD Sayang Cianjur juga membangun tenda darurat untuk menampung korban gempa bumi di Cianjur.

Editor: murtopo
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sejumlah korban gempa bumi di Cianjur mendapatkan perawatan medis di tenda darurat RSUD Sayang Cianjur, Selasa (22/11/2022). Tenda darurat tersebut salah satunya dibangun di halaman parkir Rumah Sakit Sayang Cianjur. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIANJUR - Korban gempa bumi di Cianjur masih terus berdatangan ke rumah sakit RSUD Sayang Cianjur.

Pihak RSUD Sayang Cianjur juga membangun tenda darurat untuk menampung korban gempa.

Tenda darurat tersebut salah satunya dibangun di halaman parkir Rumah Sakit Sayang Cianjur.

Laporan reporter Tribun Jabar Ferri Amiril di RSUD Sayang Cianjur, mengabarkan bahwa suasana terkini di RSUD Sayang Cianjur hingga Selasa (22/11/2022) pagi ini tampak masih dipadati oleh sejumlah ambulans yang datang dan pergi mengantar dan menjemput korban gempa di Cianjur.

Hingga pukul 07.15 WIB tercatat sudah 460 korban luka akibat gempa yang datang ke RSUD Sayang Cianjur.

Kepala Bagian Umum RSUD Sayang Cianjur, Anwar Amin, mengatakan data korban meninggal yang masuk ke RSUD Sayang Cianjur sudah 93 orang terdiri dari Anak 62 dan dewasa 31 orang.

Baca juga: Kondisi Terkini di RSUD Sayang Cianjur, Ambulans Masih Terus Berdatangan Mengantar Korban Gempa

"Pagi ini kami akan maksimalkan untuk korban luka berat akan dirujuk ke rumah sakit di luar Cianjur, kami akan maksimalkan itu pagi ini," ujar Anwar.

Anwar mengatakan, untuk stok obat-obatan pihaknya masih mendapat suplai yang lancar.

Untuk biaya pengobatan pasien yang dirawat pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait dan terpenting saat ini pengobatan korban terlebih dahulu.

Baca juga: Gempa Bumi di Cianjur, Warga Sudah Bisa Lalui Jalan Raya Cipanas yang Longsor dengan Berjalan Kaki

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurahman berkesempatan menjenguk korban di rumah sakit pagi ini.

Ia menyantuni beberapa korban dan mengatakan akan membangun rumah sakit darurat di belakang kamar mayat RSUD Sayang Cianjur.

"Saya akan cek lokasi untuk mendirikan rumah sakit darurat di belakang kamar mayat RSUD, saya akan cek lapangan dulu," katanya singkat.

Baca juga: Gempa Bumi di Cianjur, Petugas Gabungan Temukan 2 Korban Tertimbun Longsor di Jalan Raya Cipanas

Seorang korban Wina Yulian (36) asal Barukaso, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur yang menderita luka bersama suaminya,Agus Suherlan (48), mengaku belum bisa berkomunikasi dengan keluarganya.

"Tolong sampaikan kepada keluarga saya, saya sudah mendapat perawatan di rumah sakit," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved