Bulu Tangkis

Nova Widianto Pelatih Ganda Campuran, Evaluasi Hasil Anak Didiknya di Prancis dan Denmark Open

Rehan/Lisa di laga semifinal saya rasa masih kurang mental bermainnya. Saat tengah unggul mereka malah tegang

Editor: Umar Widodo
Humas PBSI
Nova Widianto pelatih ganda campuran pelatnas PBSI memberikan hasil evaluasi ke para pasangan ganda campuran Indonesia yang ada peningkatan permainan meski hasilnya belum maksimal. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Hasil di Prancis Terbuka 2022, kami akhirnya bisa menembus semifinal super 750 setelah sebelumnya Rinov/Pitha dua kali menembus babak semifinal super 500.

Saya rasa ada peningkatan permainan mereka, meski hasilnya belum maksimal.

Rehan/Lisa di laga semifinal saya rasa masih kurang mental bermainnya. Saat tengah unggul mereka malah tegang.

Hal itu salah, mengingat seharusnya mereka harus bisa tenang saat tengah unggul. Secara keseluruhan mereka sudah berjuang maksimal.

Penampilan Rehan/Lisa di Prancis Terbuka 2022 lebih baik ketimbang di Denmark Terbuka 2022.

"Mungkin ke depannya mereka harus lebih bisa beradaptasi dengan kondisi shuttlecock hingga angin di lapangan. Di sini mereka terlihat nyaman dan bisa mengatasi hal tersebut dengan baik,"ujar Nova.

Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati
Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (Humas PBSI)

Evaluasinya bagi Rehan/Lisa, mungkin untuk Rehan, harus lebih ditambah daya tahan otot tangan dan kaki.

Secara permainan dia sudah bisa bermain dengan baik. Untuk Lisa dari segi permainan banyak yang dievaluasi lagi, tapi untuk daya juang dan keberanian, saya tidak meragukannya.

Pasangan ganda campuran Indonesia yang lain juga bermain maksimal di Prancis Terbuka.

Mulai dari Zacha/Bella hingga Rinov/Pitha, saya rasa  mereka tampil maksimal dan bermain dengan kemampuan terbaik mereka.

Baca juga: Zacha/Bela Terhenti di Babak Kedua Prancis Open 2022, Kurang Fokus Bermain Jadi Kendala

Evaluasi untuk ketiga pasangan ganda campuran Indonesia mungkin harus lebih yakin melawan pasangan yang peringkatnya di atas lima besar.

Saya merasa jika berhadapan dengan para pemain di atas rangking lima besar, mereka masih belum yakin. Padahal mereka sebenarnya bisa menghadapinya.

China masih menguasai di sektor ganda campuran dunia. Saya rasa tipe permainan China sulit diatasi oleh pemain Indonesia.

Pemain Indonesia terlihat bisa mengimbangi pasangan Jepang hingga Thailand, tapi lawan China masih agak kesulitan karena pola permainan mereka cepat dan konsisten

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved