Cilodong Depok

Bunda Nur Azizah Tamhid Anggota DPR RI Dengarkan Keluhan Anak Penyandang Disabilitas Depok

Anggota DPR RI Nur Azizah Tamhid dengarkan keluhan Anak Penyandang Disabilitas di Cilodong, Kota Depok.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: dodi hasanuddin
TribunnewsDepok.com/Cahya Nugraha
Bunda Nur Azizah Tamhid Anggota DPR RI Dengarkan Keluhan Anak Penyandang Disabilitas Depok 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Bunda Nur Azizah Tamhid anggota DPR RI dengarkan keluhan Anak Penyandang Disabilitas Depok

Anggota Komisi VIII DPR RI Nur Azizah Tamhid mengunjungi Yayasan Pendidikan Indieklusi di Jalan Raya Abdul Gani, Kalibaru, Cilodong, Jumat (21/10/2022). 

Di sana Nur Azizah Tamhid disambut hangat oleh siswa/siswi penyandang disabilitas yang merupakan binaan dari Yayasan Pendidikan Indieklusi. 

Baca juga: Nur Azizah Tamhid Rampungkan Hari Kelima Reses, Ambulans hingga Lahan Pemakaman Masuk Catatan

Dalam kesempatan itu, di hadapan para guru, orangtua siswa dan siswa/siswi Nur Azizah ingatkan betapa pentingnya membaca Al-Quran yang merupakan pedoman hidup kaum Muslimin. 

"Setiap hari harus punya waktu khusus untuk membaca Al-Quran. Membaca Al-Qur'an adalah perintah Baginda besar Nabi Muhammad SAW," ucap Nur Azizah. 

"Jika mampu, sehari satu juz, satu bulan sudah khatam. Ini merupakan luar biasa pahalanya," sambungnya. 

Nur Azizah berpesan mulai dari mengajar Al Quran sampai dengan membacanya jangan sampai hal ini ditinggalkan. Sebab kelak Al Quran mampu memberikan syafaat di Hari Kiamat. 

Mengutip HR Bukhari dan Muslim, Nur Azizah mengatakan. 

"Dari Utsman bin Affan RA bahwa Nabi SAW bersabda, ''Sebaik-baik kamu ialah orang yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya (kepada orang lain)," ucapnya.

Di sana Nur Azizah berdiskusi dengan masyarakat untuk menyampaikan apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan warga saat ini termasuk juga berdiskusi dengan siswa-siswi penyandang disabilitas di Yayasan Pendidikan Indieklusi. 

Baca juga: Ibu di Depok Anaknya Korban Obat Sirup Minta Presiden Jokowi Usut Tuntas Gagal Ginjal Akut pada Anak

Dalam kesempatan itu pendiri Yayasan Pendidikan Indieklusi, Septian Maryanto menyampaikan bahwa fokus yayasan pendidikan anak penyandang disabilitas yang ia dirikan secara khusus terfokus pada kesetaraan pendidikan. 

"Kunjungan bunda Nur Azizah, tadi kita membahas kesetaraan pendidikan karena kami memang mengedepankan pelayanan untuk pendidikan anak berkebutuhan khusus," ucap Septian kepada wartawan Wartakotalive.com

"Kita bermain pada vokasi anak-anak agar mereka ini dapat mengembangkan minat dan bakatnya," sambungnya. 

Banyak bakat dan minat yang dimiliki oleh siswa Indieklusi, hal itu disampaikan langsung oleh Septian. 

"Seperti menari, fotografer, bernyanyi, modern dance dan juga modeling jadi memang hal tersebut juga sudah kita sampaikan ke bunda Nur Azizah," ucap Septian. 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved