Kebakaran

Kubah Masjid Jakarta Islamic Center yang Terbakar Sedang dalam Proses Renovasi Senilai Rp 9,7 Miliar

Pelaksana rehabilitasi kubah JIC dipegang oleh PT Dwi Agung Sentosa Pratama, pengawas PT Sinarbiru Alam Timur dan perencana PT Granitindo Cipta Sejati

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Umar Widodo
Warta Kota/M Rifqi Ibnumasy
Situasi kebakaran kubah Masjid Jakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara, Rabu (19/10/2022). Masjid JIC terbakar saat sedang di renovasi oleh Pemprov DKI Jakarta (Warta Kota/M Rifqi Ibnumasy) 

Laporan wartawan wartakotalive.com, M Rifqi Ibnumasy

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Kubah Masjid Jakarta Islamic Center atau JIC di Koja, Jakarta Utara terbakar saat proses renovasi, Rabu (19/10/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Padahal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengelontorkan biaya yang tak sedikit dalam renovasi kubah JIC tersebut, yakini mencapai Rp 9.739.140.000,-. 

Dalam reklame proyek tertulis, pelaksana rehabilitasi kubah JIC dipegang oleh PT Dwi Agung Sentosa Pratama, pengawas PT Sinarbiru Alam Timur dan perencana PT Granitindo Cipta Sejati.

Rencananya kubah JIC akan direnovasi dengan diameter volume 7856 meter persegi. Proses pembangunannya dimulai pada 22 Agustus 2022 dan ditargetkan selesai pada 17 Februari 2023.

Ditemui di lokasi, Kepala Dinas Kebakaran DKI Jakarta Satriadi Gunawan menjelaskan, pihaknya mengerahkan 21 unit mobil pemadam lengkap dengan 105 personel.

Satriadi menyebut, anak buahnya harus menaiki tangga untuk mencapai lokasi titik api yakni di bagian atas kubah masjid.

Saat awal kejadian api sempat merambat ke area di samping kubah. Sehingga, personel damkar terlebih dahulu memadamkan api dari area bawah.

"Jadi karena tinggi kita menggunakan tangga. Jadi unit pertama kita melakukan pemadaman dari bawah dulu. Namun terjadi perlambatan. Sampai saat ini sudah pendinginan, sudah dilokalisasi sehingga tidak jadi perambatan lagi," kata Satriadi di lokasi.

Baca juga: Kronologi Terbakarnya Kubah Masjid Jakarta Islamic Center di Jakarta Utara

"Perbantuan dari Jakarta Barat 2 unit, Jakarta Timur 2 Unit dan Jakarta Barat 2 Unit sisanya dari Jakarta Utara," sambungnya.

Menurut keterangan Satriadi, tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. 

Namun lokasi kebakaran yang tinggi hingga mengharuskan pemadaman menggunakan alat Bronto Skylift untuk mencapai titik api.

"Itu Bronto Skylight untuk antisipasi kebakaran di lokasi yang tinggi. Jadi kita luncurkan apabila terjadi perempatan. Ini yang kebakaran hanya kubah dengan fondasinya," pungkasnya.

Pj Gubernur Heru Budi Hartono tinjau kebakaran yang melanda kubah Masjid Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara (19/10/2022).
Pj Gubernur Heru Budi Hartono tinjau kebakaran yang melanda kubah Masjid Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara (19/10/2022). (Istimewa)

PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Hartono Tinjau Lokasi

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved