Pemkot Depok

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Ajak Warga Depok Bertani Ala Kota

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mencontohkan cara bertani ala kota yang sudah dilakukannya di halaman rumahnya.

Editor: murtopo
Istimewa
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono saat memanen sayur mayur di pekaran rumahnya di Cilodong Kota Depok. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG -- Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengajak seluruh warga Depok untuk bertani ala kota.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mencontohkan cara bertani ala kota yang sudah dilakukannya di halaman rumahnya.

Seperti dilansir dari berita.depok.go.id Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengajak warga untuk merasakan keseruan panem beraneka ragam sayuran di kediamannya.

Kata Imam Budi Hartono dengan memiliki pertanian di rumah, kebutuhan sayur-mayur dapat terpenuhi, cukup dengan memetik di pekaran rumah.

"Yuk kita bertani ala kota, semoga kebutuhan makanan setiap hari cukup diambil dari halaman rumah kita dengan bercocok tanam pertanian perkotaan," ujar Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono.

Imam Budi Hartono menanam kangkung yang ditanam menggunakan teknik aquaponik menjadi sayuran pertama yang dipanennya.

"Saya panen kangkung yang ditanam dengan cara aquaponik, ini usianya sudah 24 hari sudah siap dipanen di halaman rumah. Warga Depok yuk kita tanam kangkung, tanam apa saja yang bisa kita makan tanpa harus ke pasar," ujarnya saat panen di pekarangan rumahnya di Cilodong, Jumat (13/10/22).

Sambil ditemani sang cucu, pria yang kerap disapa Bang Imam ini, juga memanen kangkung, cabai, terong, kemangi, bayam, hingga seledri yang ditanam dengan sistem aquaponik ataupun hidroponik.

Baca juga: Kabar Kecamatan Sawangan Depok, Warga di Kawasan Nara Kupu Village Dapat Pelatihan Pertanian Organik

Tidak lupa ada pula tomat, daun bawang hingga lebah trigona juga ikut dipanen.

"Dipekarangan rumah, saya juga memelihara lebah trigona, lebahnya enggak ngantub, nanti madunya bisa diambil dengan cara disedot pakai sedotan. Madu trigonal ini menjadi madu yang kelas bagus. Kalau orang Banten, jika anaknya sakit, orang tuanya ke hutan terus cari madu trigona ini," jelasnya.

Baca juga: LD FEB UI Ungkap Penelitian Cara Pandang Pemuda Terhadap Usaha di Bidang Pertanian

Untuk menjaga kelestarian lingkungan, Bang Imam juga membuat lubang biopori.

Total ada 14 lubang biopori yang ada di pekaran rumahnya.

"Sumur resapan juga dibuat untuk menjaga persediaan air tanah supaya enggak kekeringan," jelasnya.

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved