Liga 1

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Tewaskan 129 Orang Mabes Polri Kirim Tim DVI Bantu Identifikasi Korban

Polri menerjunkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) ke Malang, Jawa Timur untuk membantu percepatan identivikasi korban di Stadion Kanjuruhan

Penulis: Ramadhan LQ | Editor: murtopo
Facebook Surya Arema
Sebuah mobil milik kepolisian hangus terbakar di persitiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. PSSI akan segera melakukan investigas terkait kerusuhan di dalam Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, usai laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya. 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Ramadhan L Q

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema Vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam  menelan 129 korban jiwa.

Polri menerjunkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) miliknya ke Malang, Jawa Timur untuk membantu percepatan identivikasi korban insiden di Stadion Kanjuruhan.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Polisi Nurul Azizah mengatakan, pihaknya melakukan hal itu untuk mempercepat proses identifikasi korban.

Adapun Tim DVI Mabes Polri nantinya bakal berkoordinasi dan bekerja bersama Tim DVI Polda Jawa Timur.

"Terkait dengan kasus yang di Malang, saat ini Mabes Polri menurunkan Tim DVI ke Malang," ujar dia, kepada wartawan pada Minggu (2/10/2022).

"Untuk berkoordinasi dengan Tim DVI Polda Jatim dan rumah sakit setempat, guna mempercepat terlaksananya identifikasi korban," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, rusuh Arema FC melawan Persebaya Surabaya menelan korban jiwa hingga 127 orang.

Korban meninggal setelah laga Arema kontra Persebaya diperkirakan masih bisa bertambah.

Ratusan orang masih dirawat di sejumlah rumah sakit (RS) di Malang, Jawa Timur.

Derbi Jawa Timur yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Persebaya.

Hasil pertandingan derbi Jatim ini ternyata tidak bisa diterima pendukung Arema FC.

Mereka kecewa dan langsung berhamburan masuk ke lapangan dengan meloncati pagar, membuat situasi tak terkendali. 

Baca juga: Keluarga Korban Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang Berdatangan ke Rumah Sakit Wafa Kepanjen

Jajaran pengamanan pun terlihat kewalahan menghalau kericuhan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved