Tragedi Kanjuruhan

Donna Agnesia Turut Berduka Cita dan Tanggapi Terjadinya Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang 

Bukan hanya media lokal, media luar negeri turut menyoroti aksi ricuh suporter Aremania, memakan korban hingga seratus lebih tersebut.

Editor: Umar Widodo
Instagram
Artis dan presenter Donna Agnesia ikut berduka cita atas wafatnya sekitar 170 lebih penonton di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) malam 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com,  Ikhwana Mutuah Mico


TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Tragedi tewasnya 170 lebih suporter Arema FC di Stadion Kanjuruan Malang, Jawa Timur menyita perhatian publik. 


Kejadian itu terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) malam.


Bukan hanya media lokal, media luar negeri turut menyoroti aksi ricuh suporter Aremania, memakan korban hingga seratus lebih tersebut.


Hal itu membuat sebagian kalangan turut mengucapkan belasungkawa atas peristiwa tersebut. 


Salah satunya datang dari artis sekaligus presenter olahraga, Donna Agnesia lewat unggahan di instagram pribadinya. 


Dalam unggahan itu, istri Darius Sinathrya mengucapkan belasungkawa atas tewasnya para suporter Aremania.


Dengan menyinggung rivalitas sengit, hingga memakan korban sekiranya 153 korban.


"Minggu pagi ini disambut dg kabar duka bahkan cuaca mendung & hujan seakan mengerti perasaan sedih kami saat ini. Sepakbola Indonesia kembali berduka dg tragedi yg terjadi pada saudara2 kita di belahan Timur Pulau Jawa," tulis Donna Agnesia, dikutip Akun Instagram, Minggu (2/10/2022).


"Tidak ada satupun nyawa manusia yang sebanding dg sebuah rivalitas yg seharusnya berakhir dalam 90 menit diatas lapangan hijau," sambungnya menambahkan.


Donna menyayangkan peristiwa tersebut, karena berkaca pada kejadian serupa kerap terjadi di sepakbola tanah air. 

Baca juga: Presiden Joko Widodo Perintahkan PSSI Hentikan Liga 1 Menyusul Tragedi di Stadion Kanjuruhan


Adapun menurutnya rasa kemanusiaan merupakan sesuatu hal diatas segala-galanya.


Sebagai orang yang paham perkembangan sepakbola di tanah air, ia menilai bahwa kalah menang sesuatu yang lumrah.


Menurutnya, tak perlu menimbulkan kericuhan, pada akhirnya menewaskan banyak korban, atas peristiwa tersebut.

Baca juga: Kick Off Arema FC vs Persebaya Sudah Kesepakatan Bersama Pihak Kepolisian, Panpel dan PT LIB


"Kemanusiaan diatas segala-galanya dan suportivitas perlu dijunjung tinggi, menang atau kalah adalah sebuah hasil harus diterima semua pihak," katanya lagi.


Lebih lanjut, ibu tiga anak memanjatkan doa atas tragedi tewasnya 153 korban dan berharap agar segala amal dan kebaikan mereka diterima disisi Tuhan. 


Dia berharap agar keluarga yang ditinggalkan, diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam musibah tersebut.


"Turut berdukacita untuk semua korban dan keluarga yang merasakan kehilangan orang yang mereka kasihi, juga untuk mereka yang terluka semoga segera pulih," tutupnya. (m30)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved