Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Belum Bisa Bangun Permukiman di Pulau G, Berikut Alasannya

Pemprov DKI Jakarta Belum Bisa Bangun Permukiman di Pulau G, Berikut Alasannya

Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerahkan 300 Satpol PP untuk segera menyegel bangunan tanpa izin di Pulau C dan D Reklamasi Jakarta Utara pada Kamis, (7/6/2018). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Heru Hermawanto menyebut, pembangunan permukiman di Pulau G belum bisa direalisasikan. 

 

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam rapat kerja bersama Komisi D DPRD DKI Jakarta pada Rabu (28/9/2022) kemarin.

 

Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 31 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Wilayah DKI Jakarta, Pulau G bakal dijadikan kawasan permukiman. 

 

Heru berujar, pemanfaatan Pulau G tercantum dalam zona ambang alias kawasan belum berwujud.

Sehingga, Pemprov DKI Jakarta belum bisa memastikan detail pemanfaatan Pulau G. 

 

"Kemudian yang belum berwujud (Pulau G) itu, ini memang di dalam ketentuan prinsipnya. Di rencana detail itu manakala sudah ada garis atau kebijakannya baru bisa kita tuangkan sebenarnya," kata Heru di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta 

 

Dalam kesempatan yang sama, Heru mengungkapkan peruntukan Pulau G perlu dikaji secara detail.

 

Menurutnya, seharusnya pemanfaatan detail Pulau G tercantum dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Baca juga: Naikkan Berat Badan & Nge-gym, Ari Irham Sampai Kena Tipus Demi Perankan Raga Dalam Film Jagat Arwah

Baca juga: Soleh Solihun Kena Pungli Ketika Urus STNK, Oknum Pegawai Samsat Jakarta Selatan Langsung Dipecat

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved