Basket Indonesia

Widyanta Teja Ungkap Perbedaan Gaya Latih Milos Pejic dan Rajko Toroman di Timnas Basket

Menurut pebasket yang akrab disapa Widy itu, dari segi menyerang dan bertahan kedua pelatih itu memiliki tipe yang berbeda.

Penulis: Alfarizy Ajie Fadhilah | Editor: Umar Widodo
Instagram
Widyanta Putra Teja pebasket timnas Indonesia membandingkan gaya melatih Milos Pejic dan Rajko Toroman 

Laporan Wartawan Tribunnes.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Pebasket Nasional, Widyanta Putra Teja mengungkapkan perbedaan gaya melatih Milos Pejic dan Rajko Toroman di Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia.

Menurut pebasket yang akrab disapa Widy itu, dari segi menyerang dan bertahan kedua pelatih itu memiliki tipe yang berbeda.

Widy mengatakan, pola latihan menyerang di bawah arahan Milos terasa berbeda dibandingkan dengan Toroman, meski kedua pelatih bisa dibilang memiliki kemiripan visi.

“Dari latihan pertama, kami ada transisi, secondary offense gitu-gitu. Kalau di Coach Toro (sapaan Toroman), sendiri waktu itu memang tidak ada, dia lebih ke set play,” ucap Widy.

“Mungkin Coach Milos juga melihat dari komposisi pemain sekarang yang muda-muda, mungkin dia lebih mau lari dan tembak, fast break cepat. Itu diterapkan mulai dari latihan minggu pertama sampai minggu kedua ini," katanya.

Milos Pejic pelatih timnas basket Indonesia yang berhasil membawa timnya meraih medali emas SEA Games Vietnam setelah mengalahkan juara bertahan Filipina
Milos Pejic pelatih timnas basket Indonesia yang berhasil membawa timnya meraih medali emas SEA Games Vietnam setelah mengalahkan juara bertahan Filipina (Dok.IBL)

Sementara untuk cara bertahan, Widy belum melihat perbedaan yang mencolok. Karena, Milos sejauh ini masih memfokuskan pola latihan menyerang.

“Memang fokusnya di dua minggu ini ke offense, cara kami mengambil jarak, ya fundamental lah, namanya juga pemain-pemain muda, kami butuh itu. Yang kami butuhkan sebenarnya detail kecil seperti itu,” tutur pebasket berusia 25 tahun itu.

Sekadar informasi, Widyanta merupakan satu dari 20 nama pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas Basket di Jakarta sejak 12 September lalu.

Pemain yang berseragam West Bandits Combiphar Solo itu menjadi pemain paling senior di tim saat ini.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved