Metropolitan

DKI Jakarta Jadi Kota Pusat Perekonomian, Anies Baswedan: Itu Hanya Label Saja

DKI Jakarta Jadi Kota Pusat Perekonomian, Anies Baswedan: Itu Hanya Label Saja. Berikut penjelasannya

Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (21/9/2022).  

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, Jakarta sebagai pusat ekonomi hanya label semata. 

 

Menurutnya, penilaian sebuah kota menjadi pusat ekonomi ditentukan dari masyarakatnya. 

 

Pernyataan tersebut disampaikan Anies dalam dalam Sosialisasi Peraturan Gubernur No.31 Tahun 2022 "Wilayah Perencanaan Provinsi DKI Jakarta". 

 

"Jangan kita terpaku dengan pelabelan karena yang menentukan sebuah tempat itu ada aktivitas yang ada di dalamnya, yang menentukan adalah rakyatnya," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (21/9/2022). 

Anies berujar, Jakarta otomatis menjadi pusat perekonomian ketika Pemprov DKI sudah membangun pusat perekonomian dan jumlah warga semakin banyak. 

 

Ia pun menganalogikan sebuah sekolah untuk menggambarkan Jakarta sebagai kota pusat ekonomi hanya sebatas label. 

 

"Sebuah ruangan disebut sekolah bila ada guru dan murid di situ. Tempatnya bawah pohon, tapi di situ ada guru, dan murid, itu namanya sekolah. 

 

"Sebuah ruangan disebut sekolah bila ada guru dan murid di situ. Meskipun tempatnya bawah pohon, tapi di situ ada guru dan murid, itu namanya sekolah," imbuhnya.

Baca juga: Dipajang Polisi, Tersangka Penyekapan Sekaligus Eksploitasi Seksual Belasan Gadis di Jakbar Menangis

Baca juga: PKS Dukung Langkah Pemprov DKI yang Ingin Boyong 100 Mobil Dinas Bertenaga Listrik

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved