Viral Media Sosial

Viral Gerombolan Preman Minta Ampun Sampai Cium Tangan, Ternyata Korban Palaknya Anggota Kopaska

Viral Gerombolan Preman Babelan Minta Ampun Sampai Cium Tangan, Ternyata Korban Palaknya Anggota Kopaska TNI AL

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Lima preman saat meminta maaf di Polsek Babelan Bekasi usai memalak anggota Kopaska 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono angkat bicara mengenai adanya dua anggota TNI AL yang dipalak sekumpulan preman di Kampung Buna Bhakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

 

Ia membenarkan kejadian tersebut menimpa dua anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) saat melintas di jalan tersebut pada Jumat (16/9/2022) sore lalu.

 

"Iya betul," singkat Julius saat dikonfirmasi, Selasa (20/9/2022).

 

Ia mengatakan kelima preman yang melakukan pemalakkan tak mengetahui bahwa kendaraan roda empat yang hendak dihadangnya ditumpangi oleh dua orang pasukan elite.

"Mereka (preman) tidak tahu kalau di dalam mobil anggota TNI AL," ujarnya.

 

Adapun kelima preman itu sudah diamankan ke Mapolsek Babelan dan kasus tersebut berakhir damai.

 

"Sudah selesai didamaikan," ujar Julius.

 

Sebelumnya, viral di media sosial video yang memperlihatkan sejumlah preman menghentikan mobil yang melintas di kolong tol, wilayah Kampung Buna Bhakti.

Baca juga: Demo Penolakan Kenaikan Harga BBM di Bogor Kembali Digelar Hari Ini, Hindari Dua Titik Jalan Ini

Baca juga: Tak Ada Itikad Baik, Polisi Buru Pria yang Menyingkap Kerudung Petugas di Stasiun Paledang

Preman tersebut lalu meminta uang Rp10 ribu kepada pengendara mobil. Pengendara yang ternyata merupakan anggota TNI AL pun turun dari kendaraannya.

 

Para preman yang kaget setelah menyadari berhadapan dengan prajurit TNI langsung meminta maaf.

Beberapa dari mereka bahkan menyium tangan prajurit tersebut.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved