Selasa, 12 Mei 2026

Metropolitan

Akui Anies Berpeluang Jadi Capres 2024, PSI Objektif : Benar Katakan Benar, Salah Katakan Salah

Akui Anies Berpeluang Jadi Capres 2024, PSI Objektif : Benar Katakan Benar, Salah Katakan Salah

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Instagram @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan langsung dua laga perdana Turnamen International Youth Championship (IYC) 2021 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Rabu (13/4/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta mengakui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpeluang menjadi calon presiden (capres) pada Pemilu 2024 mendatang.

Namun PSI masih menunggu tiket capres yang diperoleh Anies dari partai politik untuk meraih kursi Presiden RI.

 

“Terkait Pak Anies sendiri, kita tunggu apakah Pak Anies akan mendapatkan tiket untuk maju capres. Tapi sebagai Gubernur Jakarta yang sudah menuntaskan lima tahun masa jabatan, secara objektif beliau memang punya peluang sebagai calon presiden,” kata Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar kepada wartawan pada Sabtu (17/9/2022).

 

“Kita tunggu semua calon yang potensial untuk mendeklarasikan diri atas keinginannya, dan harus kita kritisi visi, kapasitas, serta rekam jejaknya secara adil dan objektif,” lanjut Michael.

Menurut dia, Anies hampir memimpin Jakarta selama lima tahun dengan segala kompleksitas di Ibu Kota, terutama melewati masa-masa sulit pandemi Covid-19.

Michael merasa keberhasilan dan kekurangan Anies di Jakarta bisa dinilai masyarakat secara objektif.

 

“Benar katakan benar, salah katakan salah. Untuk mengevaluasi seseorang layak jadi capres atau tidak, kita tidak boleh hanya mengandalkan sentimen dan emosional semata, harus ada objektivitas dan kita harus cari yang terbaik dari yang ada,” jelas Michael.

Baca juga: Enam Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan di Kota Bogor, Tiga Orang Masih di Bawah Umur

Baca juga: Setelah Fadly Padi, Pasha Ungu Bakal Hadir Guncang Resto Milik Rasli Syahrir

Dia mengatakan, masyarakat juga harus lihat visi pemikiran, kompetensi, dan rekam jejak yang berdangkutan.

Karena itu, figur yang paling hebat dalam pencitraan di media sosial (medsos) bukan menjadi hal utama.

 

“Penilaian menyeluruh ini berlaku kepda Pak Anies dan kepada siapapun yang berkeinginan maju sebagai capres. Jadi saya sebagai Ketua PSI Jakarta tidak akan dismiss begitu saja potensi seorang politisi, kami harus lihat semua dan gunakan kacamata yang adil dan objektif,” imbuhnya.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved