Kriminalitas

Tawuran di Bogor yang Tewaskan Seorang Remaja, Dua Kelompok Janjian Bentrok Melalui Pesan Whatsapp

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan menyebtukan bahwa dua kelompok tersebut janjian untuk tawuran melalui pesan Whatsapp.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: murtopo
Warta Kota
Petugas tengah mengevakuasi jenazah seorang remaja berinisial F (18) yang tewas dalam tawuran di Jalan Roda, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat pada Jumat (16/9/2022). 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Cahya Nugraha

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangkap 15 orang yang terlibat aksi tawuran yang menewaskan seorang remaja di Jalan Roda, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

AKBP Ferdy Irawan mengatakan bahwa kurang dari 24 jam, terduga pelaku berhasil diamankan. 

Dari hasil pemeriksaan, dua kelompok tersebut memang sudah bermusuhan sejak lama. Mereka pun janjian untuk tawuran melalui pesan Whatsapp.

"Penyebabnya antara kedua kelompok tersebut memang sudah lama bermusuhan dan janjian untuk tawuran. Janjian melalui WA (Whatsapp)," ujar Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan, Sabtu (17/9/2022).

"Sat Reskrim Polresta Bogor Kota berhasil mengamankan 15 orang yang terlibat aksi tawuran yang merenggut 1 korban jiwa di wilayah Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Mereka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Ferdy Irawan.

"Sudah diamankan dari kelompok pelaku ada 6 orang dan kelompok korban 9 orang," sambung Ferdy.

Baca juga: Tawuran Pecah di Jalan Roda Bogor Tengah, Seorang Remaja Tewas dengan Luka Bacokan

Dari jumlah tersebut, terdapat terduga pelaku pembacokan terhadap korban F (18). Tetapi, polisi masih melakukan pendalam untuk mengetahui kronologi dan masing-masing perannya.

"(Terduga pelaku) sudah diamankan, masih dalam pemeriksaan penyidik dulu," jelasnya.

Baca juga: Tertangkap Basah Bawa Mandau Buat Tawuran, Tiga Pelajar Asal Depok Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Diberitakan sebelumnya, Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan menuturkan penyebab meninggalnya remaja F diakibatkan adanya luka terbuka akibat benda tajam. 

Sementara itu jasad F kini sudah dibawa untuk dilakukan autopsi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati dan kemudian akan diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan. (M33) 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved