Minggu, 12 April 2026

Musibah Kebakaran

5 Unit Bus Hangus Terbakar dalam Bengkel Mobil di Kawasan Industri Bogorindo Sentul

Kapolsek Babakan Madang Kompol Ricky Wowor mengatakan kebakaran ini terjadi di PT. AAI yang merupakan perusahaan body repair bus

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Umar Widodo
Polsek Babakan Madang
Petugas Damkar sedang memadamkan lima unit bus yang hangus dalam kebakaran yang melanda bengkel mobil di Kawasan Industri Bogorindo, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (14/9/2022). (Polsek Babakan Madang) 

Laporan Wartawan Wartakotaluve.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BABAKAN MADANG - Lima unit bus hangus dalam kebakaran yang melanda bengkel mobil di kawasan industri Bogorindo, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Rabu (14/9/2022).

Kapolsek Babakan Madang Kompol Ricky Wowor mengatakan kebakaran ini terjadi di PT. AAI yang merupakan perusahaan body repair bus.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.40 WIB  akibat adanya percikan api pada saat melakukan pengelasan," kata Ricky, Rabu (14/9/2022) sore.

Percikan api menyambar salah satu bagian bus yang mudah terbakar sehingga menghanguskan 5 unit bus.

"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil sekitar Rp400 juta yang dialami pemilik bengkel," ungkap Kompol Ricky.

Caption:
Teknisi sedang mengambil onderdil yang bisa bisa dimanfaatkan usai kebakaran yang menghanguskan lima unit bus di bengkel mobil Kawasan Industri Bogorindo, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (14/9/2022). (Polsek Babakan Madang)
Caption: Teknisi sedang mengambil onderdil yang bisa bisa dimanfaatkan usai kebakaran yang menghanguskan lima unit bus di bengkel mobil Kawasan Industri Bogorindo, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (14/9/2022). (Polsek Babakan Madang) (Polsek Babakan Madang)

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor pun menerjunkan 5 unit mobil kebakaran untuk memadamkan api.

Komandan Regu (Danru) Damkar Sektor Citeureup, Hendra, mengatakan mobil pemadam sektor Cibinong dan Citereup didatangkan untuk menjinakkan api.

"Kobaran api sendri baru bisa di padamkan sekitar 1 jam berselang," ungkap Hendra.

Baca juga: Puluhan Mobil Damkar Berusaha Memadamkan Api di Gudang JNE Pekapuran Cimanggis Depok

Dia menjelaskan kejadian berawal dari sejumlah pekerja yang sedang melakukan pengelasan.

"Percikan api yang muncul akibat proses pengelasan lalu menyambar ke salah satu bus," paparnya.

Api kemudian membesar dan merembet ke bus-bus lain yang ada di lokasi.

"Angin kencang ikut memperbesar kobaran api dan melumat 5 bus," tandas Hendra.

Sumber: Tribun depok
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved