Depok Hari Ini

Mohammad Idris: 4 Poin Utama dalam Penanganan Dampak Penyesuaian Harga BBM di Kota Depok.

Menurut Idris, inflasi Kota Depok pada Agustus 2021 - Agustus 2022 sebesar 5,30 persen, dan diprediksi akan mengalami peningkatan menjadi 7 perse

Editor: Umar Widodo
Dok.TribunnewsDepok.com/Muhamad Fajar Ryandanu
Wali Kota Depok Mohammad Idris sebut ada empat poin utama dalam penanganan dampak penyesuaian harga BBM di Kota Depok, yakni program Kartu Depok Sejahtera (KDS), operasi pasar murah, pembinaan wirausaha baru (WUB) dan program D’SABER atau Depok Sedekah Bersama. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan pemerintah diprediksi berpotensi pada kenaikan harga kebutuhan pokok, peningkatan inflasi, pengangguran dan kemiskinan.

Meski demikian, ujar Idris, penyesuaian harga BBM yang dilakukan pemerintah saat ini, bertujuan untuk mengurangi subsidi yang menjadi beban APBN dan untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.

Menurut Idris, inflasi Kota Depok pada Agustus 2021 hingga Agustus 2022 sebesar 5,30 persen, dan diprediksi akan mengalami peningkatan menjadi 7 persen.

“Semoga tidak terjadi. Kelompok yang terdampak lebih besar pada kelompok masyarakat miskin, UMKM, pekerja, dunia transportasi, dan lain-lain,” ungkapnya seperti dikutip laman mohammadidris.id, Senin (12/9/2022).

Untuk penanganan dampak penyesuaian harga BBM, lanjut Idris, pemerintah telah menggulirkan sejumlah kebijakan, di antaranya BLT BBM untuk kelompok sasaran warga miskin yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial.

“Pemerintah juga telah memberikan arahan kepada pemerintah daerah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134 Tahun 2022 Tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022,” jelasnya.

 

Program KDS

Terdapat empat poin utama dalam penanganan dampak penyesuaian harga BBM di Kota Depok.

pertama, program Kartu Depok Sejahtera (KDS) serta Intervensi bantuan sosial sebesar Rp 150.000 selama tiga bulan untuk 1.000 sasaran PPKS, 500 sasaran PSKS serta 500 sasaran disabilitas dan lansia, juga sedang direncanakan untuk penyedia layanan transportasi, terutama sopir dan ojek, serta kelompok sasaran lainnya.

“Kedua, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggulirkan operasi pasar murah di beberapa titik dimana banyak warga miskin,” tuturnya.

Baca juga: Wali Kota Depok Mohammad Idris lebih Suka Depok Gabung ke Jakarta Pasca Tidak Lagi Jadi Ibu Kota

Ketiga, sambung Idris, ada pula beberapa kegiatan pemberdayaan, di antaranya pembinaan wirausaha baru (WUB), start up, dan perempuan pengusaha, pembinaan PEKKA (Perempuan Kepala Keluarga), beragam pelatihan ketenagakerjaan, urban farming untuk ketahanan pangan keluarga, dan lain-lain, yang bisa diakses oleh warga.

“Keempat atau yang terakhir, menggerakan kembali program D’SABER atau Depok Sedekah Bersama,” tutup Idris.

 

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ini 4 Poin Utama Wali Kota Depok Antisipasi Lonjakan Inflasi Dampak Penyesuaian Harga BBM, https://wartakota.tribunnews.com/2022/09/12/ini-4-poin-utama-wali-kota-depok-antisipasi-lonjakan-inflasi-dampak-penyesuaian-harga-bbm.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved