Pemda DKI Jakarta

Wagub DKI Jakarta Riza Patria Pamit Jelang Lengser 16 Oktober, Mohon Maaf Jika Ada Salah

Politikus Partai Gerindra itu menjabat wakil gubernur pada 2020, menggantikan Sandiaga Uno yang hengkang pada 2018.

Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Umar Widodo
Warta Kota
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sudah pamitan terkait berakhirnya jabatan pada 16 Oktober 2022 nanti 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Indri Fahra Febrina

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Masa bakti gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dijadwalkan selesai pada 16 Oktober 2022 mendatang. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria pun berpamitan menjelang purna tugas. 

"Saya sekalian pamit nih, tanggal 16 Oktober, pak Gubernur Anies dengan saya selesai melaksanakan tugas," kata Riza di Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (11/9/2022). 

Politikus Partai Gerindra itu menjabat wakil gubernur pada 2020, menggantikan Sandiaga Uno yang mundur saat mencalonkan diri sebagai Wapres pada 2018.

Ia juga meminta maaf kepada masyarakat jika ada salah selama bertugas.

"Dulu Pak Anies sejak tahun 2017 bersama pak Sandiaga Uno, kemudian saya meneruskan 2,5 tahun terakhir. Mohon maaf atas kekurangan selama ini," ujarnya. 
 
Lebih lanjut, Riza meminta semua warga untuk mendukung PJ Gubernur DKI Jakarta. 

Ia yakin gubernur defenitif yang ditunjuk Presiden Joko Widodo adalah yang terbaik. 

"Insya Allah siapapun nanti yg ditunjuk oleh pak Jokowi pasti orang yang terbaik dan mari kita dukung agar pembangunan kota Jakarta bisa lebih baik untuk dapat melayani seluruh warga Jakarta dan warga indonesia yang ada," tukasnya. 

Diketahui, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir pada 16 Oktober 2022.

Terkait hal itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi memastikan akan segera membahas tiga nama calon Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Anies Baswedan.

Rencananya, pembahasan dalam rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) fraksi akan digelar pekan depan.

"Saya akan panggil Sekwan (Sekretaris DPRD) dulu untuk dijadwalkan," kata Prasetyo berdasarkan keterangannya, Jumat (9/9/2022).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan bahwa mekanisme Rapimgab menjadi salah satu syarat untuk menjunjung tinggi asas kolektif kolegial yang ada di DPRD DKI Jakarta.

"Intinya, pekan depan (Rapimgab). Bisa sebelum atau sesudah paripurna pengumuman pemberhentian gubernur (tanggal 13 September 2022)," jelas Prasetyo. (M35)

 

Sumber: Warta Kota

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved