Timnas U16

Bek Timnas Indonesia U-16, M. Ridho Al-Ikhsan Pernah Pingsan karena Forsir Tenaga untuk Sepak Bola

Putra asli Kabupaten Tangerang kelahiran 20 Maret 2006 ini merupakan bek sayap kiri yang kerap diandalkan pelatih Bima Sakti.

Penulis: Eko Priyono | Editor: Umar Widodo
TribunnewsTangerang/Gilbert Sem Sandro
Muhammad Ridho Al-Ikhsan bek timnas Indonesia U-16 yang putra asli dari kabupaten Tangerang, Banten 

Laporan reporter TribunnewsTangerang.com, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Timnas sepak bola Indonesia di bawah usia 16 tahun atau U-16 menghadirkan euforia di Tanah Air. Bulan lalu, tim berjulukan Garuda Asia itu merebut gelar juara Piala AFF U-16 2022.

Indonesia mengalahkan Vietnam dengan skor 1-0 lewat gol Kafiatur Rizky pada final yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Keberhasilan skuad Garuda Asia menjadi bukti kerja keras seluruh pemain termasuk Muhammad Ridho Al-Ikhsan.

Putra asli Kabupaten Tangerang kelahiran 20 Maret 2006 ini merupakan bek sayap kiri yang kerap diandalkan pelatih Bima Sakti.

Belum lama ini, jurnalis TribunnewsTangerang.com (Warta Kota Network) Gilbert Sem Sandro berkesempatan mewawancarai Ridho secara eksklusif di rumahnya.

Wawancara dibagi dua seri. Pada bagian pertama, Ridho bercerita tentang awal kariernya bermain di lapangan kosong hingga terpilih menjadi penggawa timnas Indonesia U-16. Berikut wawancaranya:


Seperti apa perjalanan karier Anda di sepak bola?

Saya dulu ke sepak bola hanya ikut-ikutan tetangga karena sebelumnya intens main futsal. Usia saya pas main bola itu 5 tahun, posisinya striker.

Kemudian di umur 14 tahun, saya pernah sakit. Kejadiannya berawal dari seleksi timnas untuk kategori pelajar selama tiga hari di Sleman, Yogyakarta.

Dari sana lanjut ikut uji coba melawan PSS Sleman lalu ke training center (TC) selama tiga hari lagi dengan klub Borneo FC.

Selesai dari Borneo, saya langsung bermain di Liga Topskor. Jadi ada satu momen selama hampir dua minggu saya terus-terusan bermain sepak bola setiap hari, tanpa henti.

Waktu itu memang saya merasa tenaga sudah terforsir habis. Sampai akhirnya saya bermain lagi di salah satu laga melawan tim Firman Utina U-15, sebenarnya saya sudah enggak mau main lagi tapi akhirnya saya turun karena memang itu pertandingan penting.

Ternyata setelah pertandingan selesai, saya kehabisan napas, sesak, bahkan sampai pingsan.

Muhammad Ridho Al-Ikhsan 002
Koleksi medali yang pernah diraih Muhammad Ridho Al-Ikhsan sejak SSB hingga di timnas Indonesia U-16
Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved