Metropolitan

Komisi D DPRD DKI Jakarta Soroti Distamhut DKI yang Hobi Beli Tanah

Komisi D DPRD DKI Jakarta Soroti Distamhut DKI yang Hobi Beli Tanah. Berikut Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Politisi PSI Justin Adrian Untayana 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Komisi D DPRD DKI Jakarta menyoroti Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta yang hobi membeli tanah.

Pengawas pemerintah daerah ini lalu mempertanyakan pemanfaatan tanah yang sudah dibebaskan.

 

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana mengatakan, bakal meminta data jumlah tanah yang sudah dibebaskan oleh Distamhut DKI Jakarta.

Kemudian dari pembebasan tersebut, berapa banyak lahan yang sudah dimanfaatkan untuk masyarakat.

“Saya mau tahu, selama yang tahun 2021 paling tidak ya tanah-tanah yang sudah dibebaskan oleh dinas pertamanan dan hutan kota ini berapa persen yang sudah dimanfaatkan?,” kata Justin berdasarkan keterangannya pada Kamis (1/9/2022).

 

Hal itu dikatakan Justin usai menemukan tanah seluas 3.600 meter persegi yang sudah dibebaskan di belakang Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berdasarkan informasi di lapangan, kata dia, lahan itu sudah dibebaskan Distamhut DKI sejak tahun 2010 lalu, namun sampai sekarang belum dimanfaatkan.

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun ke 8, Bogor Valley Hotel Angkat Tema 8right Bogor Valley Hotel

Baca juga: Ariza Percayakan Tiga Nama Pj Gubernur DKI Jakarta Pengganti Anies Baswedan kepada DPRD DKI

“Seharusnya Pemprov DKI peka terhadap hal tersebut, terutama dalam pemanfaatan tanah untuk kemaslahatan warga DKI Jakarta,” ujar Justin dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta ini.

 

Menurut dia, masyarakat DKI tentunya sangat berharap agar tanah itu bisa dimanfaatkan. Apalagi di kawasan tersebut rawan banjir, sehingga sangat dibutuhkan fasilitas tangkapan atau resapan air.

 

Lambatnya pemanfaatan ini membuat Justun bertanya-tanya soal urgensi Distamhut DKI Jakarta yang gemar menggelontorkan ratusan miliar rupiah per tahun untuk pembebasan lahan, namun tak kunjung dimanfaatkan.

Politisi Muda PSI ini kecewa dengan respons Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang tidak bisa menjawab secara langsung data-data yang ditanya olehnya saat rapat bersama di Hotel Grand Cempaka, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (31/8/2022).

 

“Sayangnya, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota menyatakan jawabannya akan diberikan dalam 2-3 hari lagi karena harus mengecek data terlebih dahulu, sekalipun telah datang ke rapat dengan membawa serta seluruh jajaran dan para Kasudinnya,” jelas Justin. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved