Pilpres 2024

Berpengalaman di Bidang Ekonomi, Pengamat : Airlangga Layak Jadi Capres 2024

Berpengalaman di Bidang Ekonomi, Pengamat : Airlangga Layak Jadi Capres 2024. Berikut Alasannya

Editor: Dwi Rizki
Tribunnewsdepok.com
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Sosok Airlangga Hartarto masuk dalam bursa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 versi Indonesia Network Election Survei (INES).

Ketua Umum Partai Golkar itu dinilai layak menjadi Capres karena dinilai mampu menata ekonomi Indonesia. 

Pengamat Politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa sepaham dengan survei INES. 

Menurutnya, Airlangga Hartarto akan membawa perubahan yang lebih baik bagi Indonesia lewat pengalamannya di bidang ekonomi.

"Kalau untuk mencari pemimpin 2024 yang mengerti tentang ekonomi. Menurut saya Airlangga Hartarto sudah tepat, karena pengalaman beliau dibidang ekonomi sudah cukup baik," ujar Herry, Kamis (25/8/2022).

Herry menyebutkan bahwa hasil survei INES membuktikan peluang Ketua Umum Golkar maju sebagai Capres sangat besar.

Pasalnya, Airlangga telah bekerja sangat baik saat ini dalam membantu Presiden Jokowi dalam bidang ekonomi.

"Ya kalau kita lihat hasil survei INES bukti bahwa Airlangga memiliki peluang untuk di Pilpres 2024, yang melanjutkan Jokowi," jelasnya. 

"Kemampuan Airlangga dalam membangun pertumbuhan ekonomi sudah teruji, jika nanti sebagai capres, maka Airlangga tinggal mencari pasangan yang kuat di politik," bebernya. 

Sementara itu, Direktur Survei Indonesia Network Election Survei (INES), Permadi mengungkapkan pihaknya melakukan survei terhadap 1928 responden di seluruh Indonesia terkait Pilpres 2024 selama periode 5-19 Agustus 2022.

Adapun margin of error diperkirakan +/- 2.24 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

Berdasarkan survei, sebanyak 60,8 persen persen sangat tahu dan paham keadaan perekonomian dunia yang kini dalam keadaan sulit.

Baca juga: Sidang Kode Etik Profesi Irjen Ferdy Sambo, Tiga Saksi Paparkan Kronologi Pembunuhan Brigadir J

Baca juga: Diminta Bayar Rp 1 Miliar Karena Bikin Acara Open Mic, Mo Sidik: Saya Gak Bisa Tidur

"Sedangkan sebanyak 30,8 persen tidak paham dan tidak tahu sama sekali, dan sebanyak 8,4 persen tidak menjawab," kata Permadi dalam keterangan tertulis, Kamis (25/8/2022). 

 

Selanjutnya, sebanyak 68,8 persen responden optimis pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin dapat melewati krisis ekonomi global 

Sedangkan sebanyak 21,9 persen tidak yakin dan sebanyak 9,3 persen responden tidak memberikan jawaban.

 

"Tentu saja penganti Presiden Jokowi di tahun 2024 akan memiliki tugas yang sangat berat didasarkan pada keadaan ekonomi dunia yang sulit dan gelap ditahun 2023," jelas Permadi.

"Dalam survei ini ditanyakan seperti apa kemampuan sosok Presiden penganti Jokowi yang diinginkan masyarakat Indonesia, dan hasilnya sebanyak 89,8 persen publik menginginkan sosok Presiden yang mampu melewati pasca keadaan perekonomian dunia yang sulit ditahun 2022 dan gelap ditahun 2023 untuk bisa memperbaiki perekonomian nasional dan khususnya perekonomian keluarga," paparnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved