Selasa, 14 April 2026

Persib Bandung

Luis Milla Pelatih Persib Komentari Thomas Doll yang Melatih Persija dengan Gaya Eropa

Pelatih asal Spanyol itu pun menghormati Thomas Doll sebagai rekan yang juga lahir dan berkarier sebagai pesepakbola dalam era yang sama

Penulis: Alfarizy Ajie Fadhilah | Editor: Umar Widodo
Tribunnews/Alfarizy AF
Pelatih Persib Bandung, Luis Milla saat acara perkenalan dengan awak media di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, Senin (22/8/2022) (Tribunnews.com/Alfarizy AF) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alfarizy AF

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BANDUNG - Pelatih anyar Persib Bandung, Luis Milla berbicara soal Thomas Doll yang melatih Persija Jakarta.

Pelatih asal Spanyol itu pun menghormati Thomas Doll sebagai rekan yang juga lahir dan berkarier sebagai pesepakbola dalam era yang sama.

Tercatat, Luis Milla memang sempat berseragam Real Madrid di tahun 1990-1997 dan mengakhiri kariernya di Valencia di tahun 2001.

Di sisi lain, Thomas Doll dalam kurun waktu 1990-1997 sempat gonta ganti klub, mulai dari Hamburger SV, Lazio, Eintracht Frankfurt, Bari, dan mengakhiri kariernya di Hamburger SV.

"Saya sangat menghormati Doll, dia datang dari era yang sama dengan saya ketika Doll bermain di Italia dan saya bermain di Real Madrid," ujar Luis Milla.

Thomas Doll pelatih Persija Jakarta menurut Luis Milla memberikan gaya bermain Eropa ke tim Macan Kemayoran
Thomas Doll pelatih Persija Jakarta menurut Luis Milla memberikan gaya bermain Eropa ke tim Macan Kemayoran (Persija.id)

Tak sampai disitu, Luis Milla rupanya sudah memerhatikan permainan Persija sejak diarsiteki pelatih asal Jerman tersebut.

Luis Milla pun menganggap hal itu merupakan perubahan positif bagi klub-klub di Indonesia agar sepak bola di tanah air makin berkembang.

Baca juga: Rachmat Irianto Bek Persib Bandung Siap Dimainkan di Posisi Mana Saja Asal Jangan Jadi Kiper

Menurutnya, dengan kehadiran pelatih asal Eropa, tentu akan membawa perubahan yang baik, tak hanya soal pemain namun juga pelatih lokal bisa mendapatkan ilmu yang baru.

"Saya melihat adanya perubahan di Persija dengan gaya bermain Eropa, Dia juga membawa pemain dari Eropa, menurut saya itu sangat positif untuk liga Indonesia," kata pelatih berusia 56 tahun itu.

"Dengan adanya klub-klub yang mendatangkan pelatih dari Eropa, tidak hanya untuk permainan sepak bolanya, tapi juga untuk membangun sebuah ekosistem bagi para pelatih di Indonesia dengan membangun sebuah gaya sepak bola yang baru dan tujuannya untuk sepak bola Indonesia," sambungnya. (Alfarizy AF/M39)

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved