Jumat, 24 April 2026

Kebakaran

Hanguskan Lebih dari 100 Rumah Warga, Kebakaran di Grogol Selatan Diduga karena Korsleting Listrik

Hanguskan Lebih dari 100 Rumah Warga, Kebakaran di Grogol Selatan Diduga karena Korsleting Listrik

Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Suasana permukiman warga di Jalan Simprug Golf II, RT 04/08 Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (21/8/2022) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan mengungkap penyebab kebakaran di Jalan Simprug Golf 2, RT 08 RW 08, Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (21/8/2022).

 

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Ruwanto mengatakan, penyebab kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik.

 

"Yang terbakar 100 rumah. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik. Luas area yang terbakar kurang lebih 2 hektar," ujarnya, saat dikonfirmasi pada Minggu (21/8/2022).

Ruwanto menjelaskan, kebakaran berawal dari api yang menyala di rumah warga bernama Sambiyo (66).

 

"Api bersumber dari rumah Pak Sambiyo, 66 tahun, kontrakan atas. Penghuni pada saat kejadian langsung turun dan berteriak ada kebakaran," kata dia.

 

Lantaran api sudah membesar, warga kemudian berusaha untuk memadamkan api, tetapi api justru semakin membesar.

 

"Warga segera menghubungi pihak Damkar untuk meminta bantuan," lanjut Ruwanto.

 

Adapun Damkar menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.48 WIB.

Baca juga: Ungkap Detik-detik Kematian Nanang Ketika Kebakaran Melanda Grogol Selatan, Atin: Alami Sesak Nafas

Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Kawasan Padat Penduduk di Grogol Selatan, 100 Rumah Warga Hangus Terbakar

10 menit kemudian, 5 mobil unit Damkar dikerahkan untuk penanganan awal dengan sebanyak 15 personel.

 

"Total pengerahan unit ada 25 dengan sebanyak 110 personel," kata dia.

 

Petugas mulai melakukan penanganan sekitar pukul 11.00 WIB, dan api dilokalisir sekitar pukul 12.50 WIB.

 

"Jam pendinginan pukul 13.00 WIB. Kini, kami masih berupaya, melakukan proses pendinginan," ujarnya.

 

Ia menuturkan, kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp5 Miliar. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved