Kota Depok
Buka Pelatihan Program Wirausaha Baru, Wagub Jabar Minta Pemkot Depok Rangkul Anak Muda
Buka Pelatihan Program Wirausaha Baru Kota Depok, Wagub Uu Ruzhanul Ulum Minta Rangkul Anak Muda
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) meluncurkan Program Wirausaha Baru dan Perempuan Pengusaha Kota Depok tahun anggaran 2022.
Peluncuran dilakukan oleh Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono di Balairung Budi Utomo Hotel Bumi Wiyata, Senin (15/28/2022).
Turut hadir Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum dan perwakilan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia.
Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya melahirkan para pengusaja baru.
"Kami menyambut baik Program Wirausaha Baru dan Perempuan Pengusaha karena sesuai dengan visi Jabar Juara," kata Uu di Balairung Budi Utomo Hotel Bumi Wiyata, Senin (15/8/2022).
Dia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat.
"Tanggung jawab terhadap kesejahteraan ada dalam sumpah jabatan saat dilantik,"
Uu menambahkan pemimpin dikatakan gagal jika tidak bisa menjalankan amanahnya, tidak menepati janji dan tidak bisa menyejahterakan rakyat.
"Gagal menjadi pemimpin itu pasti sakit hati," tuturnya.
Baca juga: Sambangi Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo, Komnas HAM Cek TKP Termasuk Lokasi Eksekusi Brigadir J
Baca juga: Cyntia Ardila Ungkap Sosok AKP Rita Yuliana yang Diisukan Jadi Wanita Simpanan Irjen Ferdy Sambo
Politisi PPP ini menjelaskan bahwa ekonomi Jawa Barat beberapa tahun terakhir meningkat pesat, bahkan melebihi pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebelum Covid-19, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat 5,9 persen. Namun saat Covid-19, pertumbuhan ekonomi jatuh ke -2,56 persen pada 2020 dan 3,74 persen pada 2022.
"Pak Gubernur tidak hanya ingin pertumbuhan meningkat, tetapi juga harus merata dan adil," paparnya.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi yang meningkat di Jawa Barat hanya dinikmati kelompok dan wilayah tertentu saja.
"Jabar punya 50 juta pendusuk 27 kota/kabupaten, 5.600 desa dan 600 kelurahan Tetapi yang meningkat kelompok dan daerah itu-itu saja," ungkapnya.
Dia meminta semua elemen masyarakat Jabar harus aktif mencari peluang-peluang ekonomi sehingga tidak ada lagi monopoli olwh daerah dan kelompok tertentu.
"Pak Gubernur sudah melauncurkan berbagai program seperti pengembabgan UKM, desa wisata, 1 desa 1 produk, 1 pesantre 1 produk dan lain sebagainya, untuk menciptakan pertumbuhan yang adil dan merata," papar Uu.
Uu mengapresiasi program 5.000 wirausaha baru dan 1.000 perempuan pengusaha dari Walikota Depok dan wakilnya.
"Program ini sangat cocok dengan visi misi Jawa Barat. Program ini merupakan benteng agar masyarakat tidak jatuh dalam kekufuran karena kemiskinan," tambahnya.
Program ini juga mengimplementasikan sila kelima Pancasila yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
"Mereka yang sebelumnya tidak memiliki pwluang usaha di Depok, saat ini dibuka oleh pemerintah kota. Ini sangat luar biasa, untuk menciptakan pemerataan pendapatan," tutur Uu.
Dia menilai program ini luar biasa karena peserta tidak hanya diberi pelatihan tetapi juga akses untuk promosi.
"Calon wirausaha baru juga diberi akses permodalan dari BJB (Bank Jabar-Banten)," ucapnya.
Uu meminta agar peserta pelatihan melek dengan teknologi agar bisa jualan online.
Selain itu, dia berharap anak-anak muda dirangkul dan diberi kesempatan untuk ikut program ini.
"Anak-anak muda lebih paham akan keadaan, inovasi dan pangsa pasar. Mereka harus diberi kesempatan," hadap Uu.
Dia berpesan kepada peserta agar mengikuti perkembangan ekonomi kreatif (ekraf) agar tidak itu-itu saja produknya.
"Semoga program ini berjalan lancar untuk bisa mendatang keberkahan dalam rangka mencapai jabar juara lahir batin," tandas Uu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Jawa-Barat-UU-Ruzhanul-Ulum-pada-Senin-1582022.jpg)