Berita Video

VIDEO : Deolipa Ungkap Bharada E Menembak Di Bawah Ancaman Pistol

Saat ini, Bharada E dikenakan pasal 338 juncto pasal 55 dan pasal 56 tentang pembunuhan secara bersekongkol

Editor: Alex Suban

Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Bharada Richard Eliezer atau Bharada E mengungkap rentetan peristiwa menjelang insiden tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu.

Eliezer mengaku ia menembakkan pistol karena ia terpaksa.

"Kalau nggak saya menembak, saya ditembak", kata Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara menirukan ucapan kliennya.

Simak Video Berikut :

Deolipa mengatakan kliennya menuturkan kronologi itu melalui empat lembar kertas.

Itu disampaikannya dalam wawancara bersama Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network Domu Ambarita, di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (9/8/2022).

“Saya kasih empat lembar kertas, tulislah bebas suka-suka kau. Tulislah nganape punya pikiran tulis, nganape pengalaman batin apa yang terjadi apa pokoknya apa yang ngana liat,” ucap Olif, sapaan akrabnya.

Alumnus Universitas Indonesia ini lantas menceritakan awal mula empat lembar kertas itu menjadi media cerita Bharada E.

Itu diawali saat Deolipa atau Olif pertama kali hertemu Bharada E pada Sabtu (6/8/2022) dini hari di Rutan Bareskrim Mabes Polri.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved