Kasus Korupsi

Hak Jawab BRI Cabang Bogor Dewi Sartika Soal Kasus Kredit Fiktif di Megamendung, Kabupaten Bogor

Pimpinan BRI Kantor Cabang Bogor Dewi Sartika menyampaikan hak jawab terkait kasus kredit fiktif di BRI Unit Cipayung, Kabupaten Bogor.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Warta Kota
Hak Jawab BRI Cabang Bogor Dewi Sartika Soal Kasus Kredit Fiktif di Megamendung, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Hak Jawab BRI Kantor Cabang Bogor Dewi Sartika Soal Kasus Kredit Fiktif di Megamendung, Kabupaten Bogor

BRI Kantor Cabang Bogor Dewi Sartika menyampaikan hak jawabnya soal pemberitaan di Tribunnewsdepok.com dengan judul Kasus Kredit Fiktif di BRI Unit Cipayung Bogor, Kejari Kabupaten Bogor Kantongi Calon Tersangka

Berita tersebut tayang pada Kamis, 4 Agustus 2022.

Baca juga: Tahapan Pemilu 2024 Sudah Dimulai, KPUD Kabupaten Bogor Perkuat Sinergi dengan Pemkab Bogor

Dalam pemberitaan itu disebutkan bahwa Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menaikkan status penanganan perkara tindak pidana korupsi dugaan penyaluran kredit fiktif di BRI Unit Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor ke tahap penyidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Agustian Sunaryo mengatakan, peningkatan status perkara ini didasarkan pada hasil ekspose dan gelar perkara yang telah dilaksanakan oleh tim Penyidik Pidsus Kejari Kabupaten Bogor.

Modus operandi dalam kasus ini adalah penyaluran kredit fiktif kepada 21 nasabah dengan kerugian mencapai Rp 2,2 Miliar.

"Nasabah BRI pernah mengajukan pinjaman ke bank. Walaupun sudah lunas, data-data pribadinya digunakan oleh staf di internal Bank BRI untuk mengajukan kredit baru yang fiktif," katanya.

Menanggapi pemberitaan tersebut  Pemimpin BRI Kantor Cabang Bogor Dewi Sartika, Suristana  menyampaikan beberapa hal:

1. BRI telah berkoordinasi dengan pihak yang berwajib dengan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak yang berwenang sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang- undangan yang berlaku. Oleh karenanya, BRI menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

2. Atas proses hukum yang tengah berlangsung, BRI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak kepolisian maupun Kejaksaan Negeri Cibinong yang telah bertindak cepat menangani kasus tersebut.

3. Atas kejadian tsb, BRI telah mengambil langkah serius dan menjatuhkan sanksi kepada oknum pekerja yang terlibat.

4. BRI menerapkan Zero Tolerance terhadap setiap tindakan fraud dan menjunjung tinggi nilai - nilai Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan seluruh operasional bisnisnya.

Demikan hak jawab yang disampaikan Pemimpin BRI Kantor Cabang Bogor Dewi Sartika, Suristana kepada TribunnewsDepok.com.

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved