Pemkot Depok

Di Depok Bayar Pajak Bumi Bangunan Sudah Bisa Pakai Sampah, Nantinya Bayar Pajak Kendaraan Juga Bisa

Nantinya bayar pajak kendaraan bermotor juga bisa. Di Depok bayar Pajak Bumi Bangunan sudah bisa pakai sampah.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Di Depok Bayar Pajak Bumi Bangunan Sudah Bisa Pakai Sampah, Nantinya Bayar Pajak Kendaraan Juga Bisa 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIPAYUNG - Di Depok bayar Pajak Bumi Bangunan sudah bisa pakai sampah, Nantinya bayar pajak kendaraan juga bisa.

Bila ada kemauan pasti ada jalan. Hal itulah yang diperlihatkan warga RW07 Kampung Rawageni, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Warga RW07 Kampung Rawageni itu menabung sampah untuk membayar PBB. Lokasi Bank Sampah itu tepatnya di RT 06/RW 07.

Baca juga: Pemkot Depok Ingin Sampah Jadi Berkah Bukan Musibah, Target Pembuatan Bank Sampah Tahun Ini

Menurut Ketua RW07, Sanusi, Bank Sampah ini terbuka untuk umum. Hasil sampah yang ditimbang dan uang hasil penjualannya ditabung untuk membayar PBB.

Ada standarisasi harga sampah yang sudah ditetapkan. Contohnya 1 kg sampah botol air mineral Rp 3.000. Lalu, kardus per kilonya Rp 1.500.

Untuk sampah kaleng minumnya Rp 12.000 per kilogram.

Bank Sampah RW07 telah diresmikan pada Selasa (12/7/2022). Dalam peluncuran Bank Sampah itu dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati dan Camat Cipayung Hasan Nurdin.

Perolehan PBB di Ratujaya Rendah

Sanusi menjelaskan, pendirian Bank Sampah ini untuk membiasakan warga memilah dan mengolah sampah. Selain itu juga sebagai upaya mendorong warga agar membayar PBB.

Sebab, perolehan pajak PBB di wilayah Ratujaya termasuk rendah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved