Bansos Presiden

Ditemukan Tumpukan Karung Berisi Beras dan Tepung Bansos Presiden pada Sebuah Lahan di Depok

Penimbunan itu diduga dilakukan sebuah perusahaan ekspedisi besar cabang Depok, di Kampung Serap, Tirta jaya, Sukmajaya, Depok. 

Editor: Umar Widodo
bacasaja.id
Warga Kampung Serap menggali lahan tanah dengan excavator dan menemukan timbunan banyak karung yang diduga berisi bantuan Presiden yang tidak disalurkan oleh perusahaan ekspedisi besar cabang Depok 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Dengan menggunakan sebuah excavator sekitar pukul 14.00 WIB, Rudi Samin bersama anak buahnya menggali tanah yang berisikan tumpukan karung sembako bantuan Presiden. 

Penimbunan itu diduga dilakukan sebuah perusahaan ekspedisi besar cabang Depok, di Kampung Serap, Tirta jaya, Sukmajaya, Depok. 

Rudi Samin ahli Waris lahan tanah lokasi dipendamnya barang bantuan Presiden mengatakan, setelah dilakukakn penggalian, pihak Kepolisian datang ke lokasi di Kampung Serab untuk melihat barang-barang tersebut.

Rencananya bantuan sosial Presiden ini yang berisi setiap satu karungnya 10 kg beras dan tepung ini untuk dibagikan ke warga di luar Pulau Jawa. 

Bantuan ini dipendam sejak 1- 2 tahun lalu, oleh oknum karyawan ekspedisi di lapangan Kampung Serap.

Barang bansos Presiden ini merupakan kiriman dari kantor pusat ekspedisi, yang pada saat itu diduga ada pemeriksaan dari KPK untuk menghilangkan barang bukti.

“Bansos tersebut dikirimnya ke Kampung Serap, bukan dibagikan kepada masyarakat tetapi justru dipendam," ucap Rudi Sarmin.

Sebelumnya beredar di media sosial video penemuan sembako  bantuan dari presiden dipendam dalam tanah di wilayah Depok.

Dalam unggahan video akun Instagram @inilah.depok menampilkan lokasi lahan tempat dimana dipendamnya sembako bantuan presiden.

Baca juga: Antisipasi Penyalahgunaan Dana Bansos, Kemensos Gulirkan Sistem E-Warung

Baca juga: Polres Metro Depok Hentikan Penyelidikan Kasus Pemotongan Bansos Tunai Lantaran Tak Ada Unsur Pidana

Sembako bantuan presiden yang diduga dipendam dalam tanah diduga  dilakukan oleh perusahan ekspedisi besar cabang Depok di wilayah Kampung Serap, Tirta Jaya, Sukmajaya, Depok.

Bantuan Presiden yang setiap karungnya  berupa 10kg beras dan tepung serta segala macam kebutuhan untuk masyarakat luar daerah dan luar Pulau Jawa ini. 

Namun sayangnya  bantuan ini malah dipendam selama kurang lebih 1-2 tahun lalu oleh diduga perusahaan ekspedisi besar tersebut di lapangan Kampung Serap.

 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved