Depok Hari Ini

Depok Hari Ini, Mohammad Idris Serukan Lembaga Pendidikan dan Orangtua Cegah LGBT

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengajak lembaga pendidikan dan orangtua di Kota Depok untuk cegah LGBT. INilah info Depok Hari Ini.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
@idrisashomad
Depok Hari Ini, Mohammad Idris Serukan Lembaga Pendidikan dan Orangtua Cegah LGBT 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Depok Hari Ini, Mohammad Idris serukan lembaga pendidikan dan orangtua cegah LGBT.

Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender yang disingkat LGBT menjadi momok orangtua saat ini. Sebab, fenomena LGBT hampir terjadi pada generasi milenial.

Bahaya dari LGBT adalah terjadinya penularan HIV AIDS melalui hubungan seksual antar sesama jenis. 

Baca juga: Hari Anak Nasional, Pemkot Depok Libatkan Anak Jadi Panitia Penyelenggara Untuk Menggali Potensi

Kondisi tersebut dapat membahayakan ketahanan nasional.

Sebab itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengajak seluruh orang tua dan lembaga pendidikan di Kota Depok untuk terjun langsung melakukan edukasi secara dini pencegahan LGBT.

"Lembaga pendidikan harus melakukan langkah kongkrit. Tidak hanya sekedar wacana maupun pembahasan LGBT. Contohnya, bisa dengan kegiatan parenting," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris, Sabtu (30/7/2022) dilansir dari berita.depok.go.id

Mohammad Idris menyampaikan hal itu  saat menjadi keynote speaker Special Webinar for parents say no to LGBT di acara 20th Lentera Insan Group.

Menurut Idris, penyimpangan moral anak bermuara pada cara atau pola asuh orang tua yang tidak benar.

Utamanya, pada masyarakat prasejahtera atau kurang mampu.

"Say no to LGBT harus diimplementasikan, bukan hanya slogan. Di samping itu, orangtua harus mampu menjelaskan tentang pendidikan seks di saat yang tepat sehingga anak-anak tidak mencari tahu sendiri dan mendapat pemahaman yang salah," paparnya.

Baca juga: Atasi Beragam Masalah, Legislator DKI Sambut Baik Usulan Mohammad Idris Soal Penggabungan Jabodebek

Mohammad Idris menyatakan bahwa Pemerintah Kota Depok yang disingkat Pemkot Depok bersama lembaga pendidikan bisa saling bergandeng tangan untuk mengimplementasikan say no to LGBT.

Sebab, anak-anak merupakan aset untuk persiapan kepemimpinan di masa Indonesia Emas yaitu pada 2045.

"Anak-anak nantinya akan menjadi pemimpin bangsa. Maka, marilah kita bersama-sama mempersiapkan hal tersebut. Baik dari sisi pendidikan, moral, etika maupun pergaulan. Mudah-mudahan Kota Depok dan kita semua terbebas dari lingkungan pergaulan yang salah atau LGBT," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved