Berita Politik

Salah Kaprah Soal Pernyataan Surya Paloh terkait Pemilu, Ongen Minta Hasto Nonton YouTube

Salah Kaprah Soal Pernyataan Surya Paloh terkait Pemilu, Ongen Minta Hasto Nonton YouTube Biar Tak Gagal Dengar

Editor: Dwi Rizki
Salah Kaprah Soal Pernyataan Surya Paloh terkait Pemilu, Ongen Minta Hasto Nonton YouTube
Istimewa
Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Ongen Sangaji

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta bereaksi atas pernyataan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyinggung kedewasaan masyarakat Indonesia tak perlu diragukan.

Hal itu dikatakan Hasto untuk menanggapi, pidato Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang terkesan menolak Pemilu jika berujung pada perpecahan bangsa.

Ketua DPW NasDem DKI Jakarta Ongen Sangaji meminta Hasto untuk menyimak tayangan video tersebut secara utuh. Hal itu dilakukan agar tidak salah memaknai pidato yang disampaikan Surya Paloh.

“Akibat gagal dengar, Pak Hasto jadi tidak objektif. Ini bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” kata Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Ongen Sangaji pada Rabu (27/7/2022).

Menurut Ongen, pidato itu disampaikan Surya Paloh dalam Orasi Ilmiah Pemberian Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Universitas Brawijaya, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur pada Senin (25/7/2022) lalu.

Jika video itu ditelisik lebih dalam, kata dia, Surya Paloh justru menunjukkan rasa keprihatinan atas kondisi bangsa saat ini yang mengalami perpecahan masyarakat di lapisan bawah.

Sebagai pimpinan partai politik, Surya Paloh justru dianggap menghormati proses demokrasi.

Hal ini terbukti saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NasDem soal penyampaian calon presiden (capres 2024) dengan mendengarkan aspirasi pengurus wilayah saat beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pengacara Sule Ungkap Janji Kliennya Akan Berikan Nafkah Rp 25 Juta per Bulan ke Nathalie Holscher

Baca juga: Asmaranya dengan Puput Disinggung, Ahok Polisikan Kuasa Hukum Brigadir J Pekan Depan

“Jadi, ini bukan Pemilu dibatalkan. Oleh karena itu jika ingin komentar pidato beliau (Surya) maka komentari dari awal sampai akhir, jangan sampai gagal dengar,” kata mantan anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 ini.

Dalam kesempatan itu, Ongen juga meminta kepada publik agar tidak salah memaknai pidato tersebut.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved