Berita Video

VIDEO : Untuk Ketiga Kalinya, Presiden Jokowi Minta Usut Tuntas dan Transparan Kasus Brigadir J

Untuk mengusut kasus polisi tembak polisi ini, Kapolri melibatkan Komnas HAM dan Kompolnas agar penyelidikan dan penyidikan transparan

Penulis: Hasanuddin | Editor: Alex Suban

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Untuk ketiga kalinya, Presiden Joko Widodo meminta kasus polisi tembak polisi di Rumah Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo diusut secara tuntas dan transparan.

“Saya kan sudah sampaikan, usut tuntas. buka apa adanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan, sudah,” kata Jokowi di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur, Kamis (21/7/2022).

Simak Video Berikut :

Pengusutan kasus yang terbuka dan transparan, kata presiden, sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Itu penting untuk agar masyarakat tidak ada keragu-raguan terhadap peristiwa yang ada. Ini yang harus dijaga, kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga,” ujar Jokowi.

Sudah tiga kali Jokowi berkomentar soal kasus yang menghebohkan publik itu.

Pertama, saat berada di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7/2022) lalu, Jokowi juga menanggapi soal kasus ini.

Saat itu Jokowi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mengusut kasus penembakan yang menyebabkan satu anggota polisi tewas tersebut.

“Proses hukum harus dilakukan,” kata Jokowi.

Baca juga: Bareskrim Polri Koordinasi Kompolnas dan Komnas HAM Terkait Autopsi Ulang Jenazah Brigadir Yosua

Baca juga: CCTV Kasus Pembunuhan Brigadir J Masih Diperiksa Puslabfor, Hasilnya Akan Diserahkan ke Penyidik

Kedua, saat Jokowi bertemu dengan pimpinan redaksi media nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/7/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved