Berita Video

VIDEO : Pesawat Jet Tempur KF-21 Boramae Besutan Indonesia-Korsel Sukses Diuji Coba

Tampak di bagian badan pesawat di sisi kiri dan kanan tertempel bendera merah putih dan bendera Korea Selatan.

Editor: Alex Suban

TRIBUNNEWSDEPOK, DEPOK - Pesawat Jet tempur KF-21 Boramae yang dikembangkan Korea Selatan bekerja sama dengan Indonesia berhasil lepas landas dan uji terbang pertamanya, Selasa (19/7/2022), seperti laporan kantor berita resmi Yonhap Korea Selatan.

Pesawat ini dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries dalam sebuah proyek yang sebagian didukung Indonesia itu dirancang menjadi pesawat alternatif dari pesawat tempur modern F-35 buatan Amerika Serikat.

Tampak di bagian badan pesawat di sisi kiri dan kanan tertempel bendera merah putih dan bendera Korea Selatan.

Simak Video Berikut :

Disiarkan oleh Kompas.TV (Edwin Shri Bimo), prototipe jet KF-21, lepas landas pada pukul 15.40 waktu setempat atau pukul 13.40 waktu indonesia Bagian barat dari pangkalan angkatan udara di kota Sacheon, dan terbang selama sekitar 30 menit.

Di Skuadron Pelatihan Terbang ke-3 Angkatan Udara di Sacheon, sekitar 300 kilometer selatan Seoul, pesawat tempur itu lepas landas, menandakan Korea Selatan akan bergabung dengan klub elite tujuh negara yang telah mengembangkan jet tempur supersonik secara lokal.

Penerbangan perdana di bawah proyek senilai 8,8 triliun won (sekitar Rp100 triliun) itu dilakukan ketika negara tersebut telah mendorong untuk mengganti armada pesawat tempur F-4 dan F-5 yang sudah tua dengan jet kelas atas.

Ini merupakan peningkatan kekuatan udara Korea Selatan untuk melawan serangan Korea Utara dengan ancaman nuklir dan rudalnya.

Baca juga: Dioperasikan Kembali, Bandara Halim Perdanakusuma Kini Melayani Penerbangan Pesawat Militer dan VIP

Baca juga: Pesawat Susi Air Jatuh di Papua, Susi Ucap Hamdalah-Seluruh Penumpang Selamat

Korea Selatan pertama kali membayangkan proyek pengembangan jet pada November 2000, ketika Presiden Kim Dae-jung saat itu mengungkapkan harapan negara itu untuk menjadi produsen pesawat tempur canggih pada tahun 2015 dalam sebuah upacara peluncuran pesawat latih asli KT-1.

Proyek ini mengambil langkah kecil pada November 2002, ketika Kepala Staf Gabungan Korsel membuat rencana jangka panjang untuk mengembangkan pesawat tempur kelas atas yang kemampuannya melampaui pesawat tempur KF-16 dan mengirimkan sekitar 120 unit.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved