Bencana Alam

Pulang dari Ibadah Haji, Ridwan Kamil Langsung Tinjau Lokasi Bencana di Kota Bogor

Pulang dari Ibadah Haji, Ridwan Kamil Langsung Tinjau Lokasi Bencana di Kota Bogor

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meninjau lokasi bencana tanah longsor di RT 2 RW 8, Kampung Got, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada Rabu (20/7/2022) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Selepas menunaikan ibadah haji dan tiba di tanah air pada Senin (18/7/2022), Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendatangi lokasi bencana tanah longsor di RT 2 RW 8, Kampung Got, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada Rabu (20/7/2022). 

 

Kehadiran Kang Emil didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Danlanud Atang Sanjaya, Marsma TNI Suliono. 

 

Dalam kunjungannya tersebut,  Ridwan Kamil berbincang dengan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil turut serta menyerahkan ll santunan secara simbolis sebesar Rp 10 juta, 150 paket sembako dan bantuan renovasi 2 rumah yang terdampak longsor.

“Kejadian bencana banjir yang memang melanda hampir banyak di pulau Jawa yang memang dengan waktu bersamaan dimonitor terjadi banjir di Banten, DKI, Jawa Tengah dan khusus Jawa Barat ada 4, sebagian di Bekasi, sebagian di Bogor yang saya kunjungi kemudian Depok dan yang paling parah di Kabupaten Garut,” kata Kang Emil.

 

Kang Emil turut menyampaikan duka dan permintaan maafnya karena baru bisa mengunjungi keluarga korban bencana.

Sebab sebelumnya, Kang Emil beserta Bima Arya baru saja selesai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, Mekkah. 

 

“Kita menyampaikan bantuan dan rasa duka cita kita kepada salah satu yang berpulang dengan dua follow up, yaitu mengevaluasi. Tentunya sistem sungai yang kita cegah untuk tidak terulang lagi,” jelasnya.

Baca juga: Ikuti Jejak Jokowi Umbar Keromantisan di The Kaldera, Sandiaga Uno Didoakan Jadi Presiden

Baca juga: Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Cibubur Gelar Aksi Damai, Ini Tuntutannya

Selain itu kata dia, pihaknya memberikan bantuan tanggap darurat dan rekonstruksi khususnya untuk dua rumah yang terkena musibah longsor atau rusak parah.

 

Kang Emil berpesan kepada warga agar tetap waspada jika cuaca ekstrem terjadi, harus saling menjaga dan mempersiapkan diri.

 

Menurut dia, kebencanaan tersebut merupakan hidrologis yang merupakan ciri khas mayoritas terjadi di Jawa Barat atau kebencanaan yang berhubungan dengan air.

 

“Tapi penanganan-penanganan anti banjir sudah kita lakukan semaksimal mungkin. Sehingga, penyelesaian dan antisipasi penanganan berbasis lingkungan pun sudah maksimal," tutupnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved