Berita UI

Di Universitas Indonesia Presiden Timor Leste Puji Presiden Joko Widodo ke Rusia dan Ukraina

Presiden Timor Leste Ramos-Horta di Universitas Indonesia puji Presiden Joko Widodo ke Rusia dan Ukraina.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Dok. Humas dan KIP UI
Di Universitas Indonesia Presiden Timor Leste Puji Presiden Joko Widodo ke Rusia dan Ukraina. 

Ia berterima kasih atas kesediaan Jose Ramos-Horta, untuk berbagi wawasannya yang berharga dan memaparkan sedikit sejarah keterlibatan FISIP UI dalam membangun hubungan yang lebih baik di antara kedua negara.

“FISIP UI bangga memiliki mahasiswa-mahasiswa dari Timor Leste yang lulus dari institusi kami dan berkontribusi pada pengembangan Timor Leste dan hubungannya dengan Indonesia,” katanya.

Baca juga: Dua Dosen Universitas Indonesia atau UI Diprediksi Jadi Pemimpin Masa Depan, Ini Profilnya

Ia juga mengajak audiens untuk mengapresiasi pencapaian Indonesia dan Timor Leste dalam mengelola hubungan mereka yang diwarnai konflik masa lalu.

“Kita patut bersyukur bahwa kedua negara berhasil membangun hubungan yang erat dan bersahabat. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi kita semua, karena di berbagai belahan dunia, konflik-konflik masa lalu terus menghambat hubungan persahabatan dan kerja sama antar negara," tutur Prof Aji.

"Kita harus mengakui bahwa jalan menuju perdamaian abadi itu panjang dan berliku, seperti judul Kuliah Tamu ini, namun kita juga patut bangga karena telah berhasil menapaki jalan ini dengan komitmen untuk mengembangkan masa depan yang lebih baik bagi rakyat kedua negara,” ujar Guru Besar Antropologi itu.

Ia mewarnai pidatonya dengan kutipan dalam bahasa Tetum yang mengatakan, Timor (Leste) dan Indonesia seperti pohon. Meskipun berbeda cabang, keduanya berasal dari akar dan pohon yang sama.

Baca juga: Kisah Inspiratif Suparno, Petani Bonsai yang Sukses Kuliahkan Anaknya di Universitas Indonesia

Presiden Ramos-Horta berpendapat serupa dengan menegaskan pentingnya membangun hubungan yang lebih baik antara Indonesia dan Timor Leste.

“Tidak ada batas untuk mengembangkan kerja sama dengan Indonesia, negara yang sangat penting bagi Timor Leste,” ujarnya.

Indonesia memang menjadi negara pertama yang dikunjungi Presiden Jose Ramos-Horta dalam kunjungan luar negeri pertamanya ini.

“Adalah sebuah kehormatan untuk dapat kembali ke Indonesia,” kata Presiden Jose Ramos-Horta mengawali pidatonya.

Perjalanan Kemerdekaan

Setelah menyapa para pimpinan UI, tamu undangan, serta peserta terutama mahasiswa UI, Presiden Jose Ramos-Horta menceritakan singkat pertautan erat antara sejarah diri dan bangsanya dengan Indonesia, termasuk perjalanan pertamanya ke Jakarta pada tahun 1974.

Peraih Nobel Perdamaian ini menceritakan perjalanan perjuangannya untuk kemerdekaan Timor Leste dan upaya rekonsiliasi dengan Indonesia, kemudian mengambil pelajaran dari perjalanan tersebut.

Baca juga: Cegah Kekerasan Seksual, Universitas Indonesia Uji Publik 11 Calon Pansel Satgas PPKS UI 2022

Pada kuliah umum yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dinamis dengan para mahasiswa itu, peraih hadiah Nobel Perdamaian tersebut juga membahas berbagai hal tentang perkembangan Timor Leste, hubungan negara tersebut dengan Indonesia dan ASEAN, hingga pandangannya tentang ketegangan geopolitik yang meningkat.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved