Kecelakaan Lalu Lintas
Kisah Pilu Anak Korban Kecelakaan Maut Cibubur, Terus Panggil Mama dan Kepalanya Harus Dioperasi
Terus panggil Mama dan kepalanya harus dioperasi. Itulah kisah pilu anak korban kecelakaan maut Cibubur. Kepalanya robek hingga tulangnya kelihatan.
Penulis: Cahya Nugraha | Editor: dodi hasanuddin
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBUBUR - Kisah pilu anak korban kecelakaan maut Cibubur, terus panggil Mama dan kepalanya harus dioperasi.
Kecelakaan maut di lampu merah Citra Grand Cibubur CBD atau di Jalan Alternatif Cibubur mengisahkan kisah pilu.
Memang tidak ada yang tahu musibah akan terjadi di jalan raya meski berbagai kejadian kecelakaan maut terjadi.
Baca juga: Bantu Ekonomi Orang Tua, AC Jadi Barang Terakhir yang Dibelikan Korban Maut Cibubur asal Depok
Kisah pilu pun menyisakan dari peristiwa kecelakaan maut di Cibubur. Seperti yang dialami seorang anak berinisial J. Anak tersebut berusia 4 tahun.
Salah seorang warga, Rendra yang saat itu berada di lokasi kejadian di Jalan Alternatif Cibubur arah Cileungsi, Jawa Barat, Selasa(19/7/2022) membagikan kisahnya saat ia berusaha membawa anak tersebut ke Rumah Sakit Permata Cibubur
"Kemarin saya pulang kerja terus lihat kejadian itu, karena memang keluarga orang medis, saya mencoba membantu seorang anak yang saat itu menjadi korban, karena posisi dia saat itu terabaikan," ucap Rendra di lokasi kejadian.
Menurut kesaksian Rendra, saat itu dirinya mendapatkan kabar bahwa sebelum kejadian tersebut ibu J sempat melempar anaknya itu ke tempat yang lebih aman.
"Saya tanya beberapa sekuriti, ibunya sempat ngelempar sampai sejauh 10 meter. Jadi memang kepalanya itu sampai kelihatan tengkoraknya ini. Jadi, Ibunya menyelamatkan anaknya," ucap Rendra menirukan gaya satpam tersebut.
Melihat kondisi J yang berumuran darah, Rendra pun bergegas membanya ke rumah sakit Permata Cibubur agar J mendapatakan tindakan lebih lanjut.
"Saya nemenin dari awal sampai selesai operasi. Memang adik ini saya kagum ya, nggak nangis sama sekali. Dia nangis pas saat operasi aja. Pas ngelihat operasi juga saya pingin pingsan. Saya lihat sendiri kelihatan tempurungnya, tapi dia (J) memang sosok anak yang kuat," tandas Rendra.
Baca juga: Ayah Korban Kecelakaan Maut Cibubur asal Depok yang Berprofesi Ojol Tahu Anak Kena Musibah di TV
Melihat kejadian tersebut Rendra pun sempat memeluk tubuh J dengan rasa haru untuk mengurangi rasa sakit yang diderita J saat operasi berlangsung.
"pasca operasi Alhamdulillah anak ini cukup kuat, setelah operasi, saya didampingi sekuriti RS diajak ke kafetaria di bawah, kita lihat ikan bersama dan anak ini senang, " ucap Rendra
Rendra mengakui bahwa di kafetaria itu J sempet mencari kedua orangtuanya.
"Dia panggil mamanya, sedih juga Saya tidak bisa berucap," ucap Rendra.
Rendra berpesan kepada J bahwa untuk selalu mendoakan almarhum ayah ibu.
Menurutnya, orangtua J akan bangga melihat anaknya yang kuat dan ceria.
"Kalau memang butuh apa-apa, saya siap bantu kapanpun untuk ade J," tutup Rendra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Rendra-Saksi-Mata-Kecelakaan-Maut-Cibubur.jpg)