Selasa, 9 Juni 2026

Gothia Cup

Perjalanan IJSL U-12 di Gothia Cup Swedia 2022 Dimulai, Jajal Kemampuan Helsingborg IF Rod

Di pesta sepak bola usia dini Gothia Cup 2022 ini IJSL mengirimkan tim U-12, untuk mencari pengalaman dan belajar menjadi pesepak bola profesional

Tayang:
Editor: murtopo
istimewa
Tim IJSL (Indonesia Junior Soccer League) U-12 mencatat hasil positif di game pertama Gothia Cup Swedia 2022 saat berhadapan dengan Helsingborg IF Rod dari Swedia di lapangan Backavallen 3, Gothenburg, Swedia, Senin (18/8/2022), pagi waktu setempat. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, GOTHENBURG -- Turnamen Piala Dunia sepak bola anak Gothia Cup Swedia 
2022 sudah bergulir.

Tim IJSL (Indonesia Junior Soccer League) ikut ambil bagian dia ajang turnamen sepak bola usia dini yang sudah bergulir sejak tahun 1975 tersebut.

Setiap tahunnya sebanyak 1.700 tim 80 negara ikut ambil bagian di turnamen tersebut, memainkan 4.500 pertandingan di 110 lapangan yang disediakan.

Di pesta sepak bola usia dini Gothia Cup 2022 ini IJSL mengirimkan tim U-12, untuk mencari pengalaman dan belajar menjadi pesepak bola profesional kelas dunia, bukan hanya sekadar menang atau kalah.

Menurut Noven Hippi ketua IJSL, turnamen Gothia Cup 2022 di Swedia ini merupakan ajang untuk pemain muda Indonesia belajar menjadi pesepak bola profesional.

"Di turnamen ini anak-anak diajarkan disiplin, kemandirian, dan sportivitas. Mereka juga diajarkan attitude dan sikap atlet profesional sesungguhnya. Mereka juga diajak bersosialisasi dan menambah cakrawala tentang sepak bola dari rekan-rekannya yang berasal dari negara lain, ujar Noven Hippi kepada TribunnewsDepok.com.

Sementara itu di laga perdananyaTim IJSL (Indonesia Junior Soccer League) mencatat hasil positif di game pertama Gothia Cup Swedia 2022.

Senin, 18 Juli 2022, pagi waktu setempat tim IJSL berlaga di lapangan Backavallen 3, Gothenburg, Swedia.

Bermain di tengah siraman rintik hujan dan dinginnya pagi hari Swedia yang mencapai 14 derajat celcius, tim yang terdiri dari 15 pemain sepak bola terbaik kompetisi IJSL berusia di bawah 12 tahun, bermain lepas tanpa tekanan dan mampu mengalahkan tim tuan rumah Swedia Helsingborg IF Rod dengan skor 4-1.

Menurut pelatih Gilang Ramadhan usai pertandingan, tim Helsingborg IF Rod dari Swedia ini sebenarnya merupakan tim yang kuat karena berasal dari akademi sepak bola yang mempunyai jenjang sampai ke tim profesional.

Tim IJSL mampu menerapkan strategi dari pelatih dengan optimal di lapangan.

Di Pertandingan yang berlangsung 2x20 menit, gol pembuka tim IJSL disarangkan oleh gelandang Ilham Bakti Riskiawan di menit ke-15 babak pertama.

Ilham adalah pemain muda pilihan IJSL berasal dari Satria Cipta FC, Tangerang Selatan.

Di menit ke-19, pemain sayap tim IJSL Rifky Ahmad Khadafi berhasil menambah gol menjadi 2- 0.

Rifky adalah pemain muda pilihan IJSL berasal dari Jak Soccer, DKI Jakarta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved