Tinjau Pembangunan Fasilitas Olahraga

3 Menteri Tinjau Pembangunan Indonesia Arena, Stadion Multifungsi yang Habiskan Biaya Rp 600 Miliar

Stadion multifungsi dengan kapasitas maksimal 16.500 penonton ini hingga kini pengerjaannya sudah mencapai 32 persen.

Editor: Umar Widodo
Dok.Kemenpora
Menpora RI, Zainudin Amali didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menteri BUMN Erick Thohir meninjau proyek pembangunan Indoor Multifunction Stadium di kawasan Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) tujuan utamanya adalah, untuk semaksimal mungkin meningkatkan prestasi olahraga. Terutama mewujudkan mimpi Indonesia dalam DBON, masuk pada peringkat 5 besar dunia pada Olimpiade 2044 mendatang 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Guna menyambut kejuaraan dunia bola basket, FIBA World Cup 2023, pemerintah pun membangun stadion multifungsi yang kini dinamakan Indonesia Arena di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Stadion multifungsi dengan kapasitas maksimal 16.500 penonton ini hingga kini pengerjaannya sudah mencapai 32 persen.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang datang bersama Menpora Zainudin Amali dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk meninjau pengerjaan Indonesia Arena menjelaskan bahwa Stadion ini merupakan Stadion multifungsi.

Tak hanya itu, di area sekitar Indonesia Arena juga akan dibangun untuk area panjat tebing.

“Anggarannya sekitar 600 miliar, mudah-mudahan Desember 2022 selesai dari rencana kontrak Maret 2023 sehingga ada persiapan untuk Piala Dunia Basket  pada agustus jadi bisa latihan para atlet kita,” kata Basuki, Jumat (8/7/2022).

“Nanti juga kami akan bangun, kami akan cari tempatnya untuk tidak merusak tata ruangnya itu akan kami lengkapi dengan fasilitas panjat tebing. Kalau panjat tebing di tempat  yang lain orang tidak lihat, fasilitasnya kurang tapi kalau di sini orang banyak lihat panjat tebing  nanti bisa mengencourage atlet-atlet atau masyarakat lain untuk menggemari panjat tebing,” jelasnya.

Menteri Basuki juga berharap Indonesia Arena ini bisa dimaksimalkan kegiatan non olahraga.

Tentunya, pemanfaatan itu akan jadi pemasukan untuk pembiayaan dalam memelihara Stadion.

“Kalau untuk olahraga saja pemasukan untuk pemeliharaannya terseok-seok, kalau butuh lebih banyak penonton bisa dimajukan jadi 16.500 penonton, kalau untuk yang lain mungkin dimundurkan jadi 13.500 penton,” kata Basuki.

Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir: Tahun 2045 Indonesia Jadi Negara Maju ke-4 di Dunia, Ini Kata Rektor UI

Baca juga: Menpora RI Zainudin Amali Giatkan Kegiatan Olahraga Internasional di Indonesia

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved