Jumat, 17 April 2026

Empat Hari Menghilang, Pemancing Asal Tarumajaya Ditemukan Tewas di Muara Gembong

Empat Hari Menghilang, Pemancing Asal Muara Gembong Ditemukan Tewas. Korban ditemukan 24 Kilometer dari Lokasi Hilang

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Tim SAR mengevakuasi jenazah seorang pemancing di perairan Muara Gembong, Bekasi pada Kamis (7/7/2022) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI - Seorang pria berinisial RH (32) warga Tarumajaya, Kabupaten Bekasi yang sempat dilaporkan hilang saat tengah memancing di Kampung Paljaya, Desa Segarajaya, akhirnya ditemukan.

 

Hanya saja, RH ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah empat hari dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan di Perairan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi itu.

 

"Korban ditemukan kemarin sore pukul 15.00 WIB. Korban ditemukan terdampar di bibir pantai dalam keadaan meninggal dunia," kata Kepala Kantor SAR Jakarta, Fazzli.

Pencarian korban sendiri memang cukup sulit karena kondisi perairan, namun berkat kerja keras Tim Gabungan akhirnya pada Rabu (6/7) kemarin, korban ditemukan setelah Tim SAR memperluas pencarian hingga radius 13.2 neutical miles (NM) atau 24 kilometer.

 

"Kami melakukan pencarian menggunakan perahu karet dengan luas area pencarian 13 Nm2, SRU kedua Melakukan pencarian menggunakan RIB dan perahu nelayan dengan luas area pencarian 13 Nm2, kemudian SRU ketiga melakukan pencarian dengan pemantauan visual darat dengan jarak 13 Km dari lokasi kejadian," katanya.

Baca juga: Atas Dasar Kemanusiaan, Legislator DKI Bantu Perkawinan Pelaku Pembuangan Bayi di Polres Jaktim

Baca juga: Guruh Tirta Lunggana Resmi Gantikan Ayahnya, Haji Lulung sebagai Ketua PPP DKI Jakarta

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henry Lincoln mengatakan insiden tersebut terjadi pada Minggu (3/7/2022) dini hari.

Kejadian bermula saat RH tengah memancing bersama temannya.

 

"Korban kemudian berteduh di bagan dengan menggunakan perahu saat cuaca sedang hujan," kata Henri.

 

Tiba-tiba perahu korban lepas dari bagan, korban pun berusaha untuk mengambil perahunya kembali.

Saat itu teman korban berusaha meneriaki korban. 

 

"Korban tetap mengejar (perahu) sampai akhirnya korban hilang," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved