Metropolitan

Komisi A Bakal Panggil Eksekutif Buntut Tak Dilibatkan Dalam Perubahan 22 Nama Jalan

Komisi A Bakal Panggil Eksekutif Buntut Tak Dilibatkan dalam Penggantian 22 Nama Jalan. Berikut Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan nama sejumlah tokoh Betawi menjadi nama jalan dan ruang publik di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Senin (20/6/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Komisi A DPRD DKI Jakarta bakal memanggil pihak eksekutif buntut tidak dilibatkan dalam penggantian 22 nama jalan di Ibu Kota.

Pengawas pemerintah daerah itu merasa, mereka harus dilibatkan karena mengacu pada Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 28 tahun 1999 tentang Pedoman Penetapan Nama Jalan, Taman dan Bangunan Umum di DKI Jakarta.

 

“Pastinya DPRD DKI tidak diajak komunikasi terkait dengan itu. Nanti hari Senin pekan depan kami akan ada rapat koordinasi, mungkin ada beberapa hal yang akan kami tanyakan, termasuk di dalamnya itu (soal penggantian nama jalan),” kata Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono pada Senin (4/7/2022).

Mujiyono mengatakan, sepengetahuan dia mekanisme penggantian nama harus melewati DPRD DKI Jakarta terlebih dahulu.

Apalagi keberadaan mereka merupakan representasi masyarakat di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

 

“Yah seharusnya kalau memang mekanismenya lewat DPRD, yah berarti salah (tidak koordinasi),” ujar Mujiyono yang juga menjadi Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta ini.

 

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta mengabadikan sejumlah tokoh Betawi sebagai nama jalan, gedung dan zona khusus dalam rangka menjadikan Jakarta sebagai kota yang menghargai sejarah. 

Baca juga: Bisa Dapat Rp 600.000 Setiap Bulan, Berikut 8 Cara Mudah Daftar Prakerja Gelombang 35

Baca juga: Mediasi Gagal, Dewi Perssik dan Angga Wijaya Selesaikan Masalah Pernikahan di Meja Hijau

Pengabdian nama-nama tokoh Betawi pada ruang publik itu secara simbolis diresmikan di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2022). 

 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan pemberian nama jalan ini sebagai bentuk upaya penghormatan untuk mengenang kontribusi besar para tokoh Betawi tersebut. 

 

“Mereka adalah pribadi yang dikenang karena mereka memberikan manfaat bagi sesama, mereka ini adalah pribadi yang kita kenang karena hidupnya dihibahkan untuk kemajuan,” ucapnya. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved