Rabu, 15 April 2026

Depok

Resmikan Emergency Button & Executive Service Rumah Sakit Hermina Depok, Ini Harapan Wali Kota Depok

Resmikan Emergency Button dan Executive Service Rumah Sakit Hermina Depok, Ini Harapan Walikota Depok Mohammad Idris

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Wali Kota Depok Mohammad Idris (tengah) meresmikan layanan Emergency Button dan Executive Service di Rumah Sakit Hermina Depok, Pancoran Mas, Kota Depok pada Kamis (30/6/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Walikota Depok Mohammad Idris meresmikan layanan Emergency Button dan Executive Service di Rumah Sakit Hermina Depok, Pancoran Mas, Kota Depok pada Kamis (30/6/2022).

 

"Aplikasi ini bisa membatu warga Kota Depok dalam mendapatkan pelayanan saat kondisi darurat," kata Idris, Kamis (30/6/2022).

 

Berdasarkan laporan yang dia terima dari pihak RS Hermina Depok, aplikasi ini sudah mulai banyak digunakan oleh warga Kota Depok.

 

"Saat ini 4 kasus per hari yang ditangani. Sementara yang menggunakan aplikasi ini sekitar 7 orang per hari karena ada juga yabg sekedar bertanya atau konsultasi," ujarnya.

Dia berharap Emergency Button RS Hermina Depok ini bisa mengatasi kepanikan masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan, khususnya terkait masalah kedaruratan (emergency).

 

"Nanti layanan ini akan terhubung dengan Dinas Kesehatan Kota Depok," ungkap Idris.

 

Sementara untuk Layanan eksekutif (Executive Service), Idris menegaskan bahwa layanan ini bukan masalah unjuk gigi harta kekayaan tetapi soal solidaritas.

 

"Layanan ini menjadi semacam subsidi silang. Layanan eksekutif ini diberikan bagi warga yang ingin pelayanan lebih cepat dan khusus sesuai keinginannya," paparnya.

Baca juga: Motivasi Tinggi Bali United Kalahkan Kaya FC Iloilo Setelah Dibungkam 2-5 Visakha FC di AFC Cup 2022

Baca juga: Catut Nama Muhammad dan Maria Dalam Promosi Miras, Holywings Minta Maaf Kepada Umat Islam & Kristen

Menurut dia, apa yang berikan warga yang menikmati layanan eksekutif ini akan menjadi subsidi silang bagi warga yang kurang mampu.

 

"Biaya ambulans gratis yang dipakai di layanan Emergency Button diambil dari subsidi silang layanan eksekutif ini," jelasnya.

 

Dia menambahkan RSUD Kota Depok juga akan membuka layanan eksekutif ini.

 

"Kemarin masih ada sengketa lahan. Insyalah, tahun depan kita akan mulai pembangunannya. Layanan ini diberikan sebagai bentuk subsidi silang dalam layanan kesehatan," tandas Idris.

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved